Kerinci – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Kerinci dan sekitarnya menimbulkan banjir bandang yang mengakibatkan ratusan rumah di Desa Lempur Tengah, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Minggu (30/10).
Salah seorang warga mengatakan penyebab banjir ini disebabkan lebatnya hujan di hulu Sungai dari perbukitan Lempur yang membuat sungai menjadi meluap, sehingga masuk ke pemukiman warga dan merendam rumah warga.
“Ya, Banjir ini datang secara tiba-tiba setelah hujan lebat yang terjadi dari sudah Zuhur, sehingga air Sungai meluap dan masuk ke pemukiman warga. Ketinggian air berkisar sekitar 50 cm atau setinggi betis Orang dewasa,” kata Jhon
Dia mengatakan, Banjir bandang di desanya tersebut sering terjadi karena hutan yang berada di perbukitan Lempur sudah banyak ditebang, sehingga tidak ada lagi tempat resapan air.
“Ini menjadi perhatian bagi kita akibat hutan ditebang, warga pun menjadi korban. Ada ratusan rumah yang terendam Banjir,” sebutnya.
Zacky Zaid warga Lempur Tengah, yang sempat melakukan siaran langsung melalui akun Facebooknya, menyesalkan Banjir yang terus terjadi di Lempur Tengah, karena menurutnya banjir tersebut merupakan dampak dari ditebangnya hutan adat di wilayah Lempur.
“Hari ini banjir lagi, kalau hulu air terus dibabat banjir tidak akan berhenti. Dalam beberapa bulan sudah sering terjadi banjir, akibat hutan yang terus ditebang, pihak adat diminta untuk bertindak,” katanya dengan penuh kekesalan.
Zacky menyebut, jumlah rumah terendam mencapai ratusan.
“Air menggenang setinggi 1,5 meter. Ada juga dua ekor kerbau warga terbawa arus,” sebutnya.
Jika persoalan banjir ini tidak diatasi akibat penebangan hutan dihulu air, tidak ada tindakan dari pihak adat, maka dirinya dan masyarakat kampung terendam akan turun berdemotrasi di simpang empat Lempur.
“Jika lembaga adat tidak bersuara maka Lempur Tengah akan terus seperti ini, terendah Banjir. Sekitar ratusan hektare hutan adat telah ditembang oleh yang tidak bertanggung jawab. Kami berjanji jika pihak adat tidak ada tindakan, maka kami akan melakukan demo besar-besaran Jumat nanti,” pungkasnya.
Kepala BPBD Kerinci, Melalui Sekretaris, Drarma Samsuri membenarkan adanya banjir d desa Lempur. “Ya, dari pukul 15.00 tadi banjir terjadi dan Tim akan segera ke TKP," ungkap Samsuri singkat.(Hps)
Facebook comments