Sungai Penuh - Pemkot Sungai Penuh Melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Sungai Penuh Menggelar Gerakan Pangan Murah dan Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sungai Penuh ke-17,
Dinas Ketahanan Pangan Kota Sungai Penuh turut ambil bagian dalam kegiatan Jambore PKK dan Pesta Rakyat yang berlangsung sejak tanggal 3 hingga 8 November 2025 di Lapangan Merdeka. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh perangkat daerah ini menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai program unggulan pemerintah kepada masyarakat, sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah dan warga.
Melalui partisipasinya, Dinas Ketahanan Pangan membuka Stan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang ramai dikunjungi masyarakat. Dalam stan tersebut, berbagai bahan pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan sayuran segar dijual dengan harga terjangkau. Tujuannya adalah untuk menstabilkan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih ringan.
Selain itu, dinas juga memanfaatkan momen ini untuk melakukan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis, yang merupakan salah satu program unggulan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diperkenalkan pada pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan nasional.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Sungai Penuh, H.Suarman, menyampaikan Kamis 6/11 bahwa partisipasi pihaknya dalam kegiatan HUT ke-17 ini bukan hanya sekadar memeriahkan acara, tetapi juga menjadi bentuk nyata kontribusi pemerintah daerah dalam mendukung program nasional.
“Kami ingin masyarakat Kota Sungai Penuh tidak hanya ikut merayakan HUT, tetapi juga mendapatkan manfaat langsung dari kegiatan ini. Melalui Gerakan Pangan Murah dan sosialisasi program makan bergizi gratis ini, kami berharap warga semakin sadar akan pentingnya pola makan sehat dan bergizi, sekaligus menikmati harga pangan yang lebih terjangkau,” ujar Suarman.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini menjadi sarana efektif untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Dinas Ketahanan Pangan, kata Suarman, akan terus berupaya menghadirkan program-program inovatif yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat melalui program nyata. Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan bahan makanan, tetapi juga soal bagaimana masyarakat bisa mengakses dan memahami pentingnya gizi untuk masa depan generasi kita,” tutupnya.(Hps)
Facebook comments