KERINCI – Dua remaja pelajar menjadi korban kecelakaan tragis akibat proyek perbaikan jalan nasional tanpa rambu di ruas Sebukar–Hiang, Kabupaten Kerinci. Keduanya kini menjalani perawatan serius akibat luka berat yang diderita.
Korban adalah Zufri Juliardi (18) dan Achmad Dzaki Alfikri (18), warga Kerinci yang mengalami kecelakaan pada Rabu malam, 30 Juli 2025 sekitar pukul 22.21 WIB.
Kecelakaan terjadi di lokasi proyek tambal sulam jalan nasional yang tak dilengkapi rambu peringatan maupun lampu keselamatan.
Zufri Juliardi mengalami retak di kepala, muntah hebat, dan harus dirujuk ke rumah sakit di Padang untuk operasi dan perawatan intensif.
Achmad Dzaki Alfikri mengalami benturan keras di kepala, dislokasi pada tangan dan pinggang, kehilangan empat gigi, serta masih menjalani perawatan lanjutan.
Warga menyebut proyek jalan dikerjakan tanpa rambu pengaman, lampu strobo, atau penanda lainnya, meskipun jalan tersebut adalah jalur nasional yang ramai dilalui pengendara malam hari.
Proyek ini dilaksanakan oleh CV Azka Jaya Mandiri yang dipimpin oleh Kamsir. Warga menuding, pihak kontraktor lalai dalam menyediakan standar keselamatan kerja di area proyek terbuka.
Juniadi, warga Ujung Pasir Kerinci, mengecam keras kelalaian kontraktor dan menyebutnya sebagai pelanggaran berat terhadap aturan keselamatan kerja dan UU Jasa. (Hps)
Facebook comments