Sungai Penuh - Kondisi Sekolah Dasar 56/XI Desa Kumun Kota Sungai Penuh seperti tidak ada perhatian oleh pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh.
Berdasarkan pemantauan dari media ini, dan LSM Brajo Sakti, terlihat di ruang kelas belajar keadaannya cukup miris. Dengan keadaan atap dan dindingnya telah tidak layak lagi untuk ditempati. Sesaui pantauan, banyak atap dan plavon yang sudah bocor sehingga mengakibatkan genangan air didalam ruang kelas belajar saat musim hujan.
Diketahui, pihak sekolah tidak berani mengambil resiko terhadap keselamatan siswa-siswinya.
”Ini sudah lama keadaannya seperti ini, kondisinya tidak memungkinkan lagi untuk direhab kecil. Namun, membutuhkan rehab total dan pendanaan kami tidak memungkinkan untuk menutupi keadaan itu,“ kata salah satu guru SDN 56, Kamis (11/5/2023).
Pihaknya pun tidak dapat berbuat banyak, sehingga proses belajar mengajar sangat memprihatinkan dikala turun hujan. Padahal, kegunaan ruang tersebut sangatlah penting. Dikala ada pertemuan-pertemuan, baik itu dengan para orang tua yang anaknya sekolah disana, komite maupun pihak lain yang berhubungan dengan dunia pendidikan.
Aan (nama samaran), sangat berharap, agar uluran tangan pemerintah pusat maupun daerah untuk bisa memperhatikan keadaan sekolah dasar negeri 56/XI kumun.
“Dengan adanya tempat, ruang kelas dan fasilitas yang nyaman maka murid pun akan merasa nyaman dalam p proses belajar mengajar di dunia pendidikan tersebut.”Harapnya.
Sementara Kepala Dinas pendidikan kota Sungai penuh, melalui Kabid SD Roli saat di konfirmasi melalui WhatsApp mengatakan "Walaikumsalam, untuk anggaran rehab ringan bisa digunakan Dana BOS dan untuk rehab sedang dan berat kita ajukan ke KemendikbudristekRI Tahun 2024 Insha Allah, Mudah - mudahanan terkabul, mohon doanya,”
Saat ditanya terkait penggunaan dana Bos, ia menjawab "Itu kita Kembalikan ke Pihak Sekolah dalam penggunaannya,”.
Ditempat yang berbeda, beberapa wali murid SDN 56/XI Kumun juga sangat mengeluh karena keadaan sekolah tersebut sangat memprihatinkan.
”kami sangat memperihatinkan karena kalau hujan ruang kelas belajar mengajar itu sudah kayak kolam ikan karena ada genangan air didalam ruang kelas belajar dan ini sangat mengganggu sekali anak – anak kami dalam belajar mengajar,” ungkapnya.
“Kami masyarakat sekaligus wali murid dari SDN 56, besar harapan kami semoga baik itu pemerintah pusat, daerah atau pihak dinas terkait agar bisa memberi perhatian khusus terhadap sekolah tersebut,” pungkasnya. (Hps)
Facebook comments