Sungai Penuh – Belakangan ini beredar video kecurangan SPBU Pelayang Raya. peristiwa itu diketahui oleh pelanggan karena bahan bakar yang dikeluarkan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Dalam peristiwa tersebut diunggah (Upload) di media social milik Janepo yang menggambarkan betapa parahnya dalam antrian disepanjang jalan berjejeran penjual pertalit.
“Ði cari pertalit di Spbu kosong.Yang di jual hanya pertamax dan pertàmàx 96. Kemana pergi pertalit...Dan juga pak dewan kota yang terhormat..pada kemana ,” tegasnya, Jumat (6/10).
Kamro salah satu warga yang sedang pencari BBM menyayangkan kejadian ini. Kamro mengaku ini bukan kali pertama kejadian di SPBU bertingkah curang. Sebelumnya juga sudah pernah ada yang melakukan hal demikian.
Disamping itu, Sya’diah Akharim Direktur Utama SPBU 24.371.20 Pelayang Raya ketika di konfirmasi pada hari Jumat (6/10), malah bertingkah dan berdalih, ia mengatakan jika SPBU habis berarti penjual kaki lima yang disalahkan, mungkin pembeli eceran yang sedot dari mobil.
“Kami menduga ada kongkalikong di ranah SPBU 24.371.20, walaupun sistem beli BBM pakai barkot, ini semata mata permainan licik SPBU Pelayang Raya di bawah direktur Sya’diah Akharim,” ucap salah satu warga sekitar.
Ketua kehormatan LSM Brajo Sakti dan Dewan Penasihat Durmawel SH, meminta APH untuk turun tangan terkait seringnya macet dan kecurangan sepanjang tahun di SPBU Pelayang Raya Kota Sungai Penuh . (Hps)
Facebook comments