Kota Jambi - Kota Jambi menjadi daerah tertinggi di Provinsi Jambi dalam penggunaan transaksi non tunai yang saat ini telah mencapai 98%, baik dalam pembayaran gaji dan tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk pegawai kontrak. Bahkan untuk pembayaran pihak ketiga telah mencapai 100%.
Inisiasi Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha sejak 4 bulan lalu agar Bank Jambi menerapkan layanan mobile banking, dan transaksi non tunai untuk transaksi keuangan ASN Pemkot Jambi akhirnya resmi di launching di Kota Jambi.
Layanan baru yang disematkan oleh Bank Jambi dalam aplikasi mobile banking tersebut, juga mengakomodir pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) online. Dengan adanya layanan ini masyarakat kota Jambi, tidak perlu lagi antrian dalam melakukan pembayaran PBB.
Acara tersebut digelar pada Selasa (19/12/2017), dihadiri Dirut Bank Jambi M. Yani, Direktur Umum, Kepala Bank Jambi Cabang Sutomo, Ayub beserta jajaran.
Wali Kota Jambi DR. H. Syarif Fasha mengapresiasi atas lahirnya aplikasi mobile banking Bank Jambi tersebut. Fasha juga mengapresiasi Bank Jambi yang baru beberapa hari yang lalu melakukan launching program Laku Pandai yang bertujuan untuk mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.
Selain itu juga dilakukan pencanangan implementasi transaksi non tunai pada Pemkot Jambi. Transaksi non tunai adalah pemindahan sejumlah nilai uang dari satu pihak ke pihak lain dengan menggunakan instrumen berupa alat pembayaran menggunakan kartu cek bilyet giro, uang elektronik atau sejenisnya.
“Berdasarkan amanat surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 910/186/SJ tanggal 17 April 2017, maka akan segera kita laksanakan di kota Jambi transaksi non tunai mulai 1 Januari 2018. Dengan diberlakukannya hal tersebut, maka semua transaksi yang ada dalam APBD Kota Jambi akan dilaksanakan dengan mekanisme transaksi non tunai,” kata Walikota.
Sebagai wujud apresiasi kepada Pemkot Jambi, Bank Jambi juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Walikota Jambi yang ditanda tangani oleh Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah Jambi.
Walikota Syarif Fasha dinilai memiliki peran penting dalam menginisiasi dan mendorong implementasi secara nyata Gerakan Transaksi Non Tunai tidak hanya di Provinsi Jambi namun juga tertinggi di Indonesia.
“Layanan kami sudah bisa menyamai bank-bank besar. Kami bertekad memberikan kemudahan bagi nasabah Bank Jambi dalam memanfaatkan jasa perbankan, khususnya dilingkup ASN Pemerintah Kota Jambi,” katanya.
Untuk di Sumatera, Kota Jambi berada di bawah Kota Palembang yang menduduki peringkat pertama dalam transaksi menggunakan jasa perbankan. Dengan di launchingnya mobile banking ini, nasabah bisa bertransaksi dimana saja dan kapan saja. bahkan, ATM Bank Jambi saat ini sudah bisa digunakan di ATM manapun yang berlogo ATM Bersama,” tegasnya. (hms/rv)
Facebook comments