Skip to main content

Walikota Resmikan Kantor Perpustakaan Kearsipan Kota Sungai Penuh

persemian
alikota Sungai Penuh H.Asafri Jaya Bakri (Ajb), Kamis (10/6) resmikan kantor Perpustakaan Kearsipan

Sungai Penuh - Walikota Sungai Penuh H.Asafri Jaya Bakri (Ajb), Kamis (10/6) resmikan kantor Perpustakaan Kearsipan  dengan  tema "penguatan peran Hulu dalam rangka peningkatan indeks literasi masyarakat".


Dalam sambutannya Walikota mengatakan Program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial bertujuan menjadikan perpustakaan sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk saling berbagi pengalaman, belajar kontekstual, dan berlatih keterampilan kerja untuk peningkatan kualitas hidup. 

“Lewat program ini  siharapkan  ada peningkatan kesejahteraan di masyarakat sehingga akan mengerek angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 


Prioritas pemerintah pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024 dengan menitikberatkan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing," ujarnya. 

Ia menambahkan untuk mencapai ke arah tersebut memerlukan pembangunan manusia yang berkarakter lewat penguatan budaya literasi, inovasi, dan kreatifitas.

1

Oleh karena itu Ajb mengatakan literasi sangat dibutuhkan agar Indonesia tidak sekedar menjadi market dari negara-negara yang maju secara ekonomi, melainkan harus mulai berani mengeksplorasi segala potensi dari kekayaan alam yang dimiliki untuk dijadikan suatu produk barang atau jasa yang bermanfaat bagi masyarakat luas.


"Kemampuan literasi bukan sebatas bisa baca-tulis namun kecakapan. Setidaknya, ada empat tingkatan literasi yang dijadikan parameter kemajuan. Pertama, kemampuan mengumpulkan sumber-sumber bahan bacaan ataupun informasi yang bermutu," katanya. 

Kedua, kemampuan memaknai yang tersirat dan tersurat. Ketiga, kemampuan menghasilkan ide-ide, gagasan, inovasi, ataupun kreativitas baru. Dan keempat, literasi adalah kemampuan menciptakan barang/jasa untuk khalayak.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sungai Penuh. Asahan Abdul Gapur menyatakan dukungan terhadap gerakan literasi yang digagas oleh Perpusnas. Di bawah kepemipinan Kepala Perpusnas, Adin Bondar Pasaribu mengakui perkembangan teknologi akhir-akhir ini malah menjerumuskan semangat masyarakat untuk melestarikan budaya baca.

"Mereka giat melakukan pengabdian literasi dari desa ke desa, berupaya memberikan inovasi yang terbarukan kepada anak-anak agar tetap memiliki semangat literasi,” tambahnya. (Kphs)


 

Facebook comments