Sungai Penuh - Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerjasama dengan TP-PKK Kota Sungai Penuh menggelar Lomba Cipta Menu (LCM) Pangan Lokal B2SA, Lomba Kuliner dan Demo Masak B2SA Tingkat Kota Sungai Penuh Tahun 2019 di aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Sabtu (02/11).
Kegiatan tersebut dibuka langsung Walikota, H. Asafri Jaya Bakri (AJB), yang didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Hj. Emizola Asafri, S.Ag, M.Hum.
Turut hadir Staf Ahli, Asisten, Para Kepala OPD, Camat, Kepala BUMD, dan Ketua TP PKK desa lingkup Kota Sungai Penuh serta Ketua Pokja 3 TP PKK Pusat, Hj. Arolis Mubyar Laras dan chef Erwin Kudita Wati sebagai nara sumber sekaligus juri lomba kuliner yang diikuti kader-kader PKK desa sebagai peserta.
Perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan industri pangan lokal serta mendorong kreatifitas TP-PKK di setiap desa dalam lingkup kota Sungai Penuh
Peranan PKK sangat penting dalam pemberdayaan masyarakat, mengajak semua elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kota Sungai Penuh.
Dalam sambutannya Ketua TP-PKK Hj. Emizola Asafri mengharapkan dari 49 Desa yang ikut kali ini dapat meningkatkan ekonomi keluarga, terutama dalam menciptakan menu khas Kota Sungai Penuh.
“ Saya berharap dari 49 Desa yang ikut kali ini tetap melaksanakan kegiatan yang berkesinambungan agar dapat meningkatkan ekonomi keluarga, terutama dalam menciptakan menu khas Kota Sungai Penuh,” sambut Hj. Emizola.
Walikota Dua periode , H.Asafri Jaya Bakri (AJB) dalam sambutannya menjelaskan Kota Sungai Penuh sebagai kota jasa dan perdagangan, yang hanya mengandalkan SDM, selain meningkatkan SDM, kegiatan ini juga diharapkan memperkaya potensi pangan yang ada di Kota Sungai Penuh.
“Kota Sungai Penuh sebagai kota jasa dan perdagangan, yang hanya mengandalkan SDM. Tentunya apa yang dilakukan pada hari ini merupakan proses untuk memperkaya dan mengembangkan SDM dari kader-kader desa,” kata AJB
Lebih lanjut AJB berharap dengan lomba ini peserta bisa lebih berinovasi dan kreatif menciptakan menu bergizi pada pola hidup sehat.
“Kedepannya menu yang kita olah tidak hanya menciptakan menu-menu baru, tapi juga makanan yang bergizi seimbang sebagai perilaku hidup sehat, “ harapnya. (Khps)
Facebook comments