Kerinci - Aksi tanam pohon pisang di tengah jalan nasional Desa Lubuk Suli, Kecamatan Depati Tujuh, menjadi simbol matinya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur publik di Kabupaten Kerinci. Kerusakan parah yang dibiarkan berlarut-larut ini memicu kekecewaan mendalam dari para pemuda dan warga setempat yang merasa hak mereka atas fasilitas jalan yang aman telah diabaikan.
Kondisi jalan yang dipenuhi lubang dalam dianggap warga sebagai cerminan kegagalan kepemimpinan daerah dalam mengawasi dan mendesak perbaikan fasilitas negara. Perwakilan warga menegaskan bahwa jalur ini sangat krusial bagi mobilitas harian anak-anak sekolah dan roda ekonomi lintas provinsi, sehingga penundaan perbaikan sama saja dengan mempertaruhkan nyawa para pengguna jalan.(Tim)
Facebook comments