Kerinci – Perayaan Hari Raya Idul Adha tidak sekadar menjadi momentum penyembelihan hewan qurban dan pembagian daging kepada masyarakat. Lebih dari itu, ibadah ini menyimpan pesan besar tentang pendidikan keikhlasan, kepedulian sosial, penguatan nilai agama, dan tanggung jawab bersama di tengah tantangan kehidupan modern yang kian individualis.
Pesan mendalam tersebut diwujudkan nyata oleh masyarakat Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci. Melalui pengurus Masjid Taqwa Bunga Tanjung, masyarakat setempat sukses melaksanakan ibadah penyembelihan hewan qurban sebanyak 5 (lima) ekor sapi yang berlangsung di halaman masjid, Rabu (27/5). Kegiatan qurban tahun ini juga disinergikan dengan pelaksanaan ibadah aqiqah dari warga.
Kepala Desa Bunga Tanjung, Edia Satria menyampaikan bahwa di tengah era modernisasi, semangat berqurban menjadi instrumen yang sangat relevan untuk merekatkan kembali hubungan antarwarga.
"Saat ini kita bisa mengetahui kabar dunia dalam hitungan detik, namun terkadang kita abai terhadap tetangga dekat yang sedang mengalami kesulitan. Di sinilah esensi qurban hadir, menjadi jembatan kepedulian," ujar Edia pada Rabu (27/5).
Antusiasme tinggi warga dalam berqurban diakui langsung oleh Ketua Panitia Qurban, Ustadz Mukhtar. Ia mengapresiasi semangat gotong royong jamaah Masjid Taqwa dan berharap syiar Islam ini terus mengalami peningkatan di masa mendatang.
"Semangat berqurban masyarakat di Masjid Taqwa Bunga Tanjung sangat luar biasa. Kedepan, kita berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hewan qurban di desa kita," ungkap Ustadz Mukhtar.
Sebagai puncak rasa syukur dan penguat tali silaturahmi, panitia juga menggelar tradisi "Kenduri Qurban dan Aqiqah" bersama di Masjid Taqwa pada hari raya kedua. Acara makan bersama dan ramah tamah ini dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Bunga Tanjung, menutup seluruh rangkaian kegiatan perayaan Idul Adha dengan penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan.(NSH)
Facebook comments