Jambi – Beberapa perusahaan yang berda di Provinsi jambi memberikan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jambi berupa alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis, serta bantuan sembako bagi masyarakat terdampak Covid – 19.
Gubernur Jambi Fachrori Umar mengatakan dalam mengatasi wabah COVID-19, Pemprov Jambi tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus semua elemen terlibat.
"Termasuk perusahaan. Semua komponen harus bahu membahu bersama mengatasi wabah ini," katanya, Jumat (8/5).
Adapun, bantuan yang diterima Pemprov Jambi berupa 500 paket sembako dan APD dari SKK Migas Petrochina Jambi, 30.000 butir telur ayam dari PT Japfa Comfeed Indonesia Poultry Breeding Division Jambi, dan 50.000 butir telur dari PT Charoen Pokphan Poultry Hatchery Division Jambi.
“Kita semua mengetahui, wabah COVID-19 memberikan dampak yang luar biasa bagi kehidupan baik dari sektor kesehatan, sosial dan ekonomi, sehingga memerlukan upaya bersama untuk meringankan beban mereka yang terdampak," kata Fachrori.
Ia mengatakan bantuan tersebut akan disalurkan ke pihak yang membutuhkan. Untuk APD disalurkan ke RS dan puskesmas, serta sembako disalurkan kepada masyarakat Jambi yang terdampak corona.
Adapun, sampai Jumat (8/5) pukul 17.00 WIB, perkembangan kasus positif corona di Jambi sebanyak 47 kasus dengan 1 pasien sudah dinyatakan sembuh.
Sebaran kasus positif itu, yakni, 14 kasus di Kota Jambi, 10 di Kabupaten Merangin, dan masing-masing lima kasus positif di Kabupaten Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Barat.
Kemudian, di Kabupaten Batanghari dan Tebo masing-masing tiga kasus, Bungo dan Sarolangun masing-masing dua kasus, dan satu kasus di Kabupaten Kerinci, Tanjung Jabung Timur, dan Kota Sungai Penuh. Artinya, tidak ada lagi daerah di Provinsi Jambi yang aman dari penyebaran virus corona. (Adv)
Facebook comments