Kota Jambi - Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha menepati janjinya. Berbagai kegiatan pembangunan berlangsung sangat pesat di 11 kecamatan dalam Kota Jambi. Juga tampak jelas di kampung Pulau Pandan dan Danau Sipin Kelurahan Legok Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.
Baru saja meresmikan Jembatan Pelangi minggu lalu, kini Fasha meresmikan pula sentra ekonomi masyarakat “Rumah Tenun Jambi” di kawasan tersebut. Prosesi peresmian yang dilakukan dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Ketua DWP Kota Jambi, Kamis (21/12).
Acara itu dihadiri GM PT. Telkom Indonesia Cabang Jambi, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM, Disperindag, Camat, Forkompimcam, Lurah, unsur Dekranasda, PKK, DWP, para pelaku ekonomi serta pengrajin UMKM setempat tersebut sekaligus membuktikan komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam memberdayakan masyarakat dengan menggali potensi sumber daya ekonomi setempat dengan memperhatikan kearifan lokal.
Wali Kota Fasha juga meresmikan sekaligus 2 lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL), yakni PKL Koperasi Karya Bhakti Cempaka 2 kelurahan Paal Lima Kecamatan Kotabaru dan kawasan PKL Koperasi Gentala Arasy di Kelurahan Mudung Laut Kecamatan Pelayangan.
Syarif Fasha mengatakan, UMKM merupakan salah satu sektor strategis di Kota Jambi. Karena UMKM juga merupakan sektor riiI yang menyumbang peran besar pada PDRB Kota Jambi.
“Terdapat sekitar 10.000 UMKM yang menopang pembangunan ekonomi Kota Jambi. Oleh karenanya pendirian Rumah Tenun yang jugada dapat dijadikan tempat belajar tenunan dan industry keratif ini dibiayai dari APBD Kota Jambi ini merupakan salah satu bentuk keberpihakan Pemkot dalam mendukung pengembangan usaha ekonomi kreatif yang ada di kota ini. Alhamdulillah, yang ditunggu-tunggu warga disini sudah siap untuk digunakan dan semoga bermanfaat,” ujar Fasha.
Usai meresmikan Rumah Tenun Jambi Bangkit, Wali Kota Fasha melakukan peninjauan di beberapa area dalam gedung. Juga dilakukan penyerahan bantuan pinjaman Mitra Usaha Binaan dari PT. Telkom Indonesia Tbk untuk UMKM di Kota Jambi senilai Rp 915 juta. (hms/rv)
Facebook comments