Tanjab Barat - Seiring gencar-gencarnya berbagai gerakan dan aksi yang melunturkan semangat Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara, namun di salah satu daerah di Provinsi Jambi, tepatnya di Kelurahan Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang mana masyarakatnya justru memiliki semangat yang luar biasa dalam melestarikan Nilai Pancasila dalam kehidupan sosial kemasyarakatannya.
Di daerah ini nilai toleransi dalam keberagaman baik suku, budaya dan agama sangat dijunjung tinggi oleh masyarakatnya, sehingga tak heran apabila daerah ini mendapat julukan sebagai Kampung Pancasila.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang diwakili oleh Sekretaris Dirjen Kemendagri, Didi Suryana bersama Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli beserta Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Safrial secara langsung meresmikan Kampung Pancasila tersebut, Rabu (21/3).
Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Safrial menjelaskan, maksud dari arti Kampung Pancasila agar semangat masyarakat menghayati nilai-nilai luhur bangsa dan negara serta meningkatkan dalam pengamalan pancasila itu sendiri.
“Kita ini multi etnis, bermacam macam suku dan agama namun tetap damai dan saling menghormati,” ujar Bupati Tanjab.
Selain terbentuknya Kampung Pancasila dalam rangka memelihara nilai Pancasila tumbuh dan berkembang, serta dapat menjaga rasa persatuan dengan baik.
“Ini dapat menjadi contoh untuk desa-desa lain yang ada di kabupaten Tanjab Barat khususnya, dan umumnya Provinsi Jambi dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan yang beranekaragam ini," kata Safrial.
Sementara itu, Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli yang hadir dalam peresmian itu turut mengapresiasi dan bangga dengan berdirinya Kampung Pancasila yang dicanangkan oleh Pemkab Tanjung Jabung Barat.
"Ini merupakan pertama di Jambi dan nomor 4 di Indonesia. Saya sangat bangga sekali dengan didirikannya Kampung Pancasila ini. Otomatis bisa meningkatkan keharmonisan dan tujuan kita untuk membangun Kabupaten ini khususnya dan Jambi pada umumnya," ungkap Gubernur.
Gubernur Zola mengatakan bahwa, Indonesia ini sangat besar dengan ribuan suku, dan Indonesia ini disegani oleh bangsa-bangsa di dunia.
“Indonesia ini bangsa yang besar namun tetap aman, yang namanya cobaan dan tantangan ini tetap ada,” ujar Gubernur Zola.
Zola menambahkan, bahwa tantangan Negara saat ini banyaknya ujaran kebencian, provokatif melalui media sosial yang seketika dapat memecah belah bangsa dan negara.
“Saya dan Bupati, niatnya ingin bekerja dan membangun, kalau terlalu banyak bicara tidak ada gunanya, kita sebagai pelayan masyarakat siap menerima saran bukannya celaan," tegasnya.
Selanjutnya, Sekretaris Dirjen Kemendagri, Didi Suryana mengatakan, Indonesia ini memiliki jati diri dan itu harus dipelihara dan ditingkatkan jangan sampai dilemahkan. Nilai-nilai Pancasila yang menampung perbedaan dan keanekaragaman yang dimiliki oleh Indonesia, Pancasila memiliki kekuatan menampung yang namanya perbedaan dan keanekaragaman Indonesia ini.
“Presiden Jokowi menyatakan didunia ini dihantui oleh aksi terorisme, radikalisme, dalam menghadapi tantangan ini mesti dikuatkan nilai-nilai Pancasila yang menyatukan Indonesia,” jelasnya. (hms/Bn)
Facebook comments