Kerinci - Tumpukan sampah yang meresahkan warga karena menyebabkan bau busuk yang menyengat karena sampah tersebut sudah 3 hari tidak di ambil oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kerinci.
Akibatnya, warga sekitar Simpang Puskesmas Hiang, merasa kesal dengan adanya tumpukan sampah di lokasi yang berada di samping Puskesmas Hiang tepat berhadapan dengan rumah warga yang hanya dibatasi jalan, sehingga bau tidak sedap dan menyengat itu terjadi setiap hari.
SH, 25 Tahun, warga setempat mengaku kesal karena setiap hari harus mencium bau busuk sampah didekat rumahnya.
"Sebagian warga Simpang Puskesmas sudah kesal bahkan berencana menyegel tempat sampah tersebut," kata SH, Rabu (15/1).
Dia mengatakan warga kesal karena petugas tidak rutin mengangkut sampah, sehingga sampah menumpuk dan berserakan. Menurutnya kekesalan warga atas bau yang ditimbulkan sampah sudah terjadi 3 hari.
Camat Sitinjau Laut, Saukani mengatakan akan mencari solusi untuk mengatasi sampah.
"Selayaknya tempat sampah harus di pindah, tetapi kemana," ujar Saukani
Camat berharap bagi masyarakat yang punya lahan kosong, tetapi tidak terlalu jauh dan bisa dipertimbangkan untuk menjadi lokasi tempat pembuangan sampah.
"Nanti akan koordinasi dengan pemerintahan Kerinci dalam hal ini tentu lingkungan hidup (LH) setempat untuk mencari lahan pengganti tempat sampah yang sekarang," terangnya.
Sementara warga Angkasa Pura, SF mengatakan bahwa TPS tidak harus di dekat puskesmas.
“Dulu Pemdes Angkasa Pura membuat langsung diturunkan di areal yang tidak digunakan sehingga masyarakat sekitar membuang sampah langsung ke TPS dan tidak ada alat untuk memindahkan.” Kata SF.
LSM Warta Sidik, Jhontek menyampaikan akan melaporkan ke DLH terkait sampah di dekat Puskesmas Hiang.
“Siapa yang bertanggungjawab, terkait sampah di dekat Puskesmas Hiang,” Kata Jhontek.(khps)
Facebook comments