Batu Sangkar – Bupati Kerinci Adirozal wakili gubernur Jambi, Al Haris dalam rapat koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan Tour De Singkarak 2021 yang digelar di Hotel Emersia Batu Sangkar, Kamis (19/8).
Dalam pertemuan tersebut selain bupati Kerinci juga dihadiri Bupati Padang Pariaman, Walikota Solok, Bupati Agam, Bupati Tanah Datar, Bupati 50 Kota dan Wakil Walikota Padang Panjang.
Kehadiran Bupati Kerinci dalam rakor tersebut untuk menindaklanjuti hasil survey ke-1 yang dilaksanakan pada 27 Juli s/d 2 Agustus 2021 lalu.
Pada kesempatan itu Adirozal menyampaikan permohonan maaf karena bapak Gubernur Jambi tidak bisa hadir pada acara persiapan Tour De Singkarak (TDS) dan Bapak Gubernur Jambi sangat mendukung Tour De Singkarak dengan tetap Protokol Covid 19.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Kerinci diberi kesempatan untuk memberikan kata sambutan dan memperkenalkan wisata Kerinci dan Jambi yang mana Kerinci sering disebut sekapal tanah Surga.
“Don’t die yet, before coming to Kerinci (Jangan mati dulu, sebelum datang ke Kerinci). Cukup berbangga sebagai orang Jambi khususnya Kerinci, Event International ini menyapa dan menyambangi negeri sekepal tanah surga,” ucap Bupati Kerinci.
Ditambah Bupati Kerinci dua periode ini, hal tentunya menambah daya rekor masuknya wisatawan ke Negeri Sakti Alam Kerinci. Kapan Lagi ke Kerinci sembari menikmati sajian budaya ter Atraktive yang pernah di klaim sebagai festival terbaik di negeri ini.
Disempurnakan dengan menikmati negeri sekepal Tanah Surga. Membentang Puncak Puncak Bukit, Danau, Air Terjun, Hutan Rimba, Udara Segar sebagai pertanda Negeri Highland.
Taman Nasional Kerinci Sebelat dengan Gunung yang merupakan the highest volcano in south east Asia (Gunung berapi tertinggi di Asia Tenggara), turut melengkapi alam Kerinci turut adanya Bukit Bukit Tirai Embun.
“Tak lupa memanjakanmu dengan sajian kuliner negeri yang didaulat sebagai makanan tradisional terpopuler Anugrah Pariwisata Indonesia yakni LEMANG KANTUNG SEMAR. Dendeng batokok, udang selingkuh juga akan membuat lidahmu menari tentunya, Ikan Semah, Dodol Kentang, Jeruk Girga, serta budaya seperti tari budaya, arsitektur, musik, ukiran, batik kerinci,” tambahnya.
Selanjutnya, Kopi juara dunia siap diseruput dengan ikut memanennya hingga tersaji untuk dinikmati lengkap dengan edukasi kopinya. Kebun teh terluas didunia dalam satu hamparan dan sebagai penghasil teh hitam terbaik didunia yang diminum oleh ratu Inggris. Ini tidak akan kamu dapati dimana pun.
“Mari Kita Doakan mudah-mudahan pandemi COVID-19 segera berakhir, sehingga geliat pariwisata bisa bangkit lagi,” tutup Adirozal.(Kphs)
Facebook comments