Skip to main content

Demo Polres, Sejumlah Pemuda Muaro Jambi Minta Tuntaskan Kasus Fathuri

Wakapolres Muaro Jambi, Kompol Wirmanto Dinata, didampingi Kasat Reskrim AKP George Alexander Pakke, saat menemui massa aksi tersebut dan menggelar hearing.
Wakapolres Muaro Jambi, Kompol Wirmanto Dinata, didampingi Kasat Reskrim AKP George Alexander Pakke, saat menemui massa aksi tersebut dan menggelar hearing.

 

Muaro Jambi - Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Badko HMI Jambi, Ikatan Mahasiswa Muaro Jambi (IMMJ) dan KNPI Muaro Jambi, melakukan aksi demontrasi di kantor Polres Muaro Jambi, Senin (13/5).

Massa aksi mendesak pihak penegak hukum khususnya pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus korupsi terkait Bantuan Sosial (Bansos) di Kabupaten Muaro Jambi yang merugikan negara dengan temuan BPKP total lost sekitar Rp. 870.000.000,-. (Delapan ratus tujuh puluh juta rupiah).

Sebelumnya, pada tahun 2016 silam Polres Muaro Jambi, melalui Kasat Reskrim, AKP Fajar Gumilang, membenarkan telah menetapkan dua anggota dewan aktif, yaitu Muhammad Jamaah (MJ) yang berasal dari partai Gerindra dan Fathuri Rahman (FH) dari Partai PAN. Keduanya ditetapkan tersangka oleh Polres Muaro jambi bersama dengan Mantan Kadis Disperindag dan mantan PPTKnya.

Pemuda Muaro Jambi menyayangkan lambannya pengungkapan berkas kasus korupsi, yang menyandera Anggota Dewan Aktif yaitu Fathuri Rahman (FH) sebagai tersangka.

“Khusus Fathuri, ditetapkan sebagai tersangka-kan sudah lama, sejak 2016 lalu, kenapa berkasnya hingga tahun 2019 tidak pernah lengkap, jadi kapan mau disidang?" sebut Iin korlap aksi.

Penegakan hukum di Muarojambi tak boleh tebang pilih. Tersangka lain seperti Kadis Koperindag (WR), Kabid/PPTK (HS), serta (MJ), telah disidang dan divonis hakim inkrah.

Yang belum disidang hanya FH karena berkasnya tak pernah lengkap. Kasus FH-kan sama dengan AJ, hanya beda nama koperasi saja, kenapa penindakan hukumnya berbeda, tanya Iin?

“Kami mensupport aparat Kepolisian dan Kejaksaan untuk menuntaskan persoalan hukum di Bumi Sailun Salimbai,” sebut Iin.

Sementara itu, Wakapolres Muaro Jambi, Kompol Wirmanto Dinata, didampingi Kasat Reskrim AKP George Alexander Pakke, langsung menemui massa aksi tersebut dan menggelar hearing.

“Polres Muaro Jambi berkomitmen akan menuntaskan perkara korupsi bansos tersebut,” tegas Wakapolres.

Sedangkan, Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi, AKP George Alexander Pakke menjelaskan, Polres Muaro Jambi telah 3 kali menaikan berkas tersangka FH ke Kejaksaan Muaro Jambi. Namun setelah dinaikan, selalu dikembalikan berkas tersebut oleh Jaksa dengan alasan belum atau tidak lengkap. (Red/JC)

Facebook comments