Skip to main content

Di Duga PLT PUPR Kerinci Alihkan Dana Rehabilitasi Jalan Longsor Bukit Tengah

Di Duga PLT PUPR Kerinci Alihkan Dana Rehabilitasi Jalan Longsor Bukit Tengah
Di Duga PLT PUPR Kerinci Alihkan Dana Rehabilitasi Jalan Longsor Bukit Tengah

KERINCI - Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu hujan deras telah membuat longsor pinggiran jalan menuju kantor Bupati di Bukit Tengah. Longsor sudah terjadi dua kali di lokasi yang sama, akibat tingginya curah hujan di Kerinci.

Dari pantauan media viral publik bersama LSM Brajo Sakti yang ke 6 kali di tkp jelas nampak jalan tersebut belum di sentuh oleh pekerjaan ini di lapangan, longsor yang terjadi sudah memakan sebagian badan jalan. Sehingga pengendara harus berhati-hati saat melintasi jalan tersebut. Longsor terlihat tepat di bawah badan jalan, sehingga sekarang ini hanya satu mobil yang bisa melewatinya.
 
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kerinci, Maya, ketika di konfirmasi terkait dengan hal tersebut mengatakan, bahwa penanganan lokasi longsor beberapa waktu lalu, di jalan menuju komplek kantor bupati Kerinci Bukit Tengah, butuh dana besar sehingga belum bisa dilaksanakan saat ini.

“Longsor yang terjadi di pinggir jalan menuju Bukit Tengah beberapa waktu lalu, sampai saat ini menjadi masih belum diperbaiki, Penyebabnya adalah keterbatasan dana, pasalnya perbaikan longsor tersebut butuh dana besar karena jurang yang terjal, Jalan yang amblas itu sudah kami hitung RAB nyo, total nyo Rp. 700 juta, untuk tembok penahan dan anggran ditanggap darurat tidak mencukupi pak, jadi jita akan usulkan anggaran penanganan longsor tersebut di APBD-P tahun 2020, semoga saja bisa dilaksanakan,” katanya.

Dikatakan Maya, tahun 2020 ini dana tanggap darurat di PUPR sangat minim, sehingga bencana yang sifatnya butuh dana besar tentu tidak dapat dikerjakan sekarang.

“Saat ini kita belum bisa membangun karena dana tanggap darurat sangat minim, Sedangkan untuk memperbaiki yang longsor tersebut butuh dana cukup besar,” jelasnya.

Lanjutnya, tahun 2020 ini juga terjadi pemotongan anggaran akibat adanya Covid-19. Beberapa anggaran dana yang seharusnya untuk fisik, akan dialihkan ke penangangan Covid-19. Namun berapa jumlah yang akan dialihkan, masih belum diketahui.

“Anggaran banyak dialokasikan untuk penanganan Covid-19,” ungkapnya. (Khps)

Facebook comments