Skip to main content

Diduga Proyek Balai P3A Di Kerinci Jadi Lahan Korupsi

Diduga Proyek Balai P3A Di Kerinci Jadi Lahan Korupsi
Diduga Proyek Balai P3A Di Kerinci Jadi Lahan Korupsi

Kerinci - Proyek yang dicanangkan oleh Balai Penyuluhan bagi Petani Pemakai Air (P3A) yang bersumber dana APBN, diduga menjadi  lahan Korupsi, menurut pantauan Forum LSM Mawar Putih yang turun langsung ke lokasi, pekerjaan proyek Balai P3A yang ada di Kabupaten Kerinci, Jumat (17/7).

Di lokasi  ditemukan kejanggalan, seperti di daerah Kotolanang arah Sungai Tutung, dilokasi proyek tidak terpasang papan kegiatan, pengerjaan proyek irigasi akhir ditemukan volume lebih kurang dari 50 m, yang seharusnya 200 m, lantai kerja tidak pakai pengejoran dan tidak pakai tulang besi.
  
Begitu juga yang terjadi di lokasi proyek P3A Balai, di Semurup juga di temukan kejanggalan, proyek yang dilaksanakan pada masa dampak covid-19, diperuntukan untuk kelompok tani setempat, namun pekerja didatangkan dari luar Desa Semurup.

Dalam waktu pengerjaan, air tidak di keringkan, pemasakan semen tidak pakai Molen, pengecoran tidak pakai besi, batu yang di gunakan batu Napal (batu Kapur) dan sampai berita ini diturunkan belum juga di plaster (aci), sedangkan waktu tinggal beberapa hari lagi.

“Kami menduga proyek P3A ini sebagai iseng - iseng berhadiah saja, lebih fatal lagi proyek Balai P3A di Desa  Koto Simpai Kubang terdapat pemakaian besi bekas tidak sesuai RAB dan juga cincin tidak sesuai dengan ukuran. Kami berharap kepada Balai P3A segera mengklarifikasi pekerjaan proyek Balai P3A, yang ada di Kabupaten Kerinci,” ungkap Ketua Forum LSM Mawar Putih.(Tim)
 

Facebook comments