Jambi - Gubernur Jambi Al Haris membuka Diklat Kaderisasi Kualifikasi Utama Pemuda Pancasila Provinsi Jambi di Gedung BPSDM Provinsi Jambi, Kota Baru, Kota Jambi. Gubernur Jambi Al Haris mengatakan mengatakan, sebagai upaya untuk menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi kader, termasuk untuk menyiapkan kaderisasi Pemuda Pancasila Provinsi Jambi, Jumat (21/7/2023).
Lanjut Al Haris, Diklat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualifikasi dan kemampuan anggota Pemuda Pancasila. Diklat yang akan berlangsung selama tiga hari mulai dari 21 hingga 23 Juli 2023 ini dianggap sebagai diklat tertinggi dan setara dengan pelatihan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
"Kgiatan ini, selain itu dirinya juga optimis, melalui Diklat yang diselenggarakan ini Pemuda Pancasila dapat melahirkan kader pemimpin yang berjiwa Pancasilais," Pungkas Al Haris.
Selain itu dirinya juga optimis, melalui Diklat yang diselenggarakan ini Pemuda Pancasila dapat melahirkan kader pemimpin yang berjiwa Pancasilais.
Disampaikan Gubernur Al Haris bahwa Pemuda Pancasila merupakan organisasi kemasyarakatan yang menautkan Pancasila dalam namanya, ini membuktikan bahwa Pemuda Pancasila merupakan organisasi yang istimewa, yang memiliki tujuan yang mulia, yakni untuk menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Saya memakai baju Pemuda Pancasila, baju ini ada lambang perisainya Pancasila lengkap, kalau lambang saya hanya Garuda saja, ini lengkap ada perisai, artinya bapak ibu dengan bangga pakai baju, menggunakan baju ini dengan baik karena baju ini ada tanda marwah negara," pesan Gubernur Al Haris.
Al Haris berharap dari Pemuda Pancasila akan selalu mengedepankan rasional, berpikir dengan jernih baru mengambil keputusan, bukan emosional yang kita kedepankan. Maka dalam dua hari ini penting kita pahami semua proses-proses dalam pelatihan.
“Oleh karena itu, selama masa pelatihan disini, bapak ibu belajar bagaimana menjadi pemimpin. Pemimpin itu harus memimpin diri sendiri, horizontal, dan ada vertikal," ungkapnya.
Dilanjutkan Al Haris, dalam teori kepemimpinan ada tiga hal yang penting, yang pertama adalah knowledge, kedua adalah skill dan yang ketiga adalah attitude.
Hari ini kalau saya menilai attitude-nya yang paling utama, banyak orang yang skillnya hebat, dia ahli tetapi lemah attitude nya, banyak begitu karena kadang-kadang berpikir tidak lagi rasional tapi lebih mengedepankan emosional. Sikap emosional ini yang kita hindari, apalagi bagi seorang kader,” tutupnya. (Adv)
Facebook comments