SUNGAI PENUH – Hari kedua kades Amrizal dan Kades Sandaran Galeh, melakukan berbagai upaya untuk mencegahan dan memutusan mata rantai peredaran pandemi virus mematikan ini terus dilakukan. Selain melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala, sosialisasi kepada warga agar wabah ini jangan sampai berkembang di wilayah Kota Sungai Penuh khususnya di Desa Sandaran Galeh, Kecamatan Kumun Debai.
Kemarin, Pemerintah Desa Sandaran Galeh, juga telah menerima bantuan sosial berupa beras dari pemerintah kota Sungai Penuh yang diserahkan Kadis Sosial Haidir, kepada Kades Amrizal didampingi Sekcam, BPD dan Babinsa. Bansos tersebut langsung didistribusikan ke seluruh kepala keluarga yang berhak menerima di Desa Sandaran Galeh.
Pada hari ini, Selasa, 5/5/2020), Pemdes Sanggaran Galeh yang dipimpin oleh Kepala Desa Sanggaran Amrizal bersama BPD, Babinsa dan Karang Taruna membagikan sebanyak,400 galon air yang digunakan untuk mencuci tangan kepada seluruh keluarga di Desa Sandaran Galeh, galon tersebut dibagikan bersama dengan sekitar 2.500 Masker, Hand Sanitizer, Sabun Cair dan Ember yang masing-masing berjumlah 400 buah.
Kepala Desa Sandaran Galeh, Amrizal mengatakan, dengan dibagikannya Masker, Hand Sanitizer, Galon dan Sabun serta Ember untuk mencuci tangan tersebut masyarakat bisa memanfaatkan dengan sebaik mungkin. Karena pola hidup bersih dan upaya physical distancing dinilai efektif untuk mencegah penularan Covid-19.
“Salah satu pencegahan penyebaran Covid-19 adalah sering-sering cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, hindari dari kerumunan, selalu pakai masker, dan setiap pendatang wajib lapor ke pemerintah desa,” kata Amrizal.
Sementara itu Ketua BPD Sandaran Galeh, Romentika mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa yang telah peduli dalam pencegahan dan pemutusan mata rantai Covid-19.
“Kita sangat mendukung kegiatan Pemdes sandaran galeh,dan terima kasih Pak Kades telah peduli kepada warga desa ini,” ucapnya. (Khps)
Facebook comments