Sungai Penuh - Setelah sempat menuai Viral medsos,kecaman dan pemberitaan di Media Online, Kepala Kemenag Kota Sungai Penuh, Pahrizal Zein dan Ketua Panitia penerimaan Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS, Hendrizal beserta jajarannya akhirnya resmi dilaporkan ke Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi, Senin (30/12).
Pahrizal Zein dan Hendrizal dilaporkan karena diduga kuat melakukan berbagai kecurangan dalam melakukan perekrutan Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS.
Mulyadi peserta yang dirugikan mengajukan laporan ke Provinsi saat dikonfirmasi dikediamannya mengatakan bahwa ia telah menyerahkan laporan tertulis, alat bukti dan keterangan saksi atas tindak kecurangan yg terjadi pada saat tes seleksi
“Benar, kami telah menyerahkan laporan tertulis dan alat bukti dan keterangan saksi atas tindak kecurangan yg terjadi pada saat tes seleksi Rekrutmen PAI non PNS untuk 2020-2024 kota sungai Penuh,” ungkap Mulyadi.
Gugatan ini di muat ke dalam petisi yang ditandatangani oleh 20 orang peserta saat melakukan pertemuan peserta tes PAI Non PNS Pasca pemberitaan kemarin dan kemudian dimasukkan ke dalam surat resmi berisi 4 tuntutan, diantaranya:
1. Membatalkan Hasil Pengumuman Tes Penyuluh Agama yg terindikasi Nepotisme,
2. Meminta Agar Kakanwil Jambi menindaklanjuti Kasus ini secara tuntas
3. Agar Kakanwil Jambi mengambil sanksi tegas pada oknum Kemenag Kota Sungai Penuh yang berlaku curang dalam rekrutmen Penyuluh Agama Islam.
4. Meminta Panitia rekrutmen membuka lembaran Asli dari tes tertulis dan wawancara yg menyalahi Juknis penyelenggaraan.
Laporan tersebut langsung diterima oleh Kasubbag Umum Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Amirudin dan akan disampaikan langsung kepada Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi untuk segera menyurati Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI serta mengadakan Audiesi dengan Komisi VIII DPR RI.
Ditempat lain, Khairi,M.Pd salah satu Tokoh Masyarakat Kota Sungai Penuh yang mengikuti dari awal proses penerimaan PAI, ketika ditemui juga membenarkan mengenai laporan tersebut.
"Saya sangat mengapresiasi perjuangan rekan-rekan karena merupakan bagian dari misi dakwah yakni dalam rangka menegakkan Kebenaran untuk Kemaslahatan umat, Qulillhaq Walauka Namurron (Ungkapkan Kebenaran itu meskipun hal demikian berat). Saya sangat berharap kedepan agar sistem birokrasi di Kantor Kementerian Agama Kota Sungai penuh lebih bermartabat, transparan, akuntabel, Jauh dari perilaku Kolusi dan Nepotisme, benar -benar di pimpin oleh orang - orang yang profesional dan bersih." jelas Khairi.(Khps)
Facebook comments