Kerinci - Sebagai Lembaga Kontrol sosial Lsm Brajo Sakti yang bersekretariat Utama kelahirannya di koto petai kini akan laporkan Mantan Pjs Kades Koto Petai Irawan Marzuki ,sebagai mangku jabatan selama dua 2 tahun di karena anggaran yang di kucurkan lebih 1 M selama dua tahun tidak ketahuan dan tidak tepat sasaran
Salah satu warga setempat yang namanya di minta tidak di tulis menyampaikan
Hal tersebut berdampak terhadap ditundanya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)
"Tapi karena tidak BPD masih belum di terbentuk di desa makanya sampai jabatan habis Pjs ini belum Ado Pilkades,"ungkap Kamra pada Selasa (27/8).
Dirinya berharap kepada Pemerintah kabupaten Kerinci, untuk dapat menyelesaikan persoalan BPD yang Belum terbentuk hingga saat ini
"Dulu pernah ada pemilihan BPD tapi terjadi kisruh sehingga tidak bisa diterima hasil oleh masyarakat,"ujarnya dari hasil pantauan dana Desa DD dari tahun 2023 sampai 2024 yang di kelola oleh mantan PJS Kades Koto Petai tidak ada bukti fisik yang signifikan di kerjakan sedangkan anggaran di cairkan oleh pemerintah..
Untuk di ketahui bahwa pada tahun 2023 Pagu Anggaran sebesar tersalur Rp.652.727.000.
Sedangkan Tahun 2024 sebesar Rp.658.674.000 dua tahun menjabat tidak ada pembangunan yang di laksanakan . milyaran anggaran yang di kucurkan.(hps)
Facebook comments