Bengkulu Utara - Sejumlah anggota pengurus Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPTI-KSPSI) PT. KKK pimpinan Sdr.YS SITEPU yang juga merupakan Ketua Forum Masyarakat Bersatu (FMB) berjumlah 20 orang, melakukan aksi dengan mendatangi kantor PT. KKK pada hari hari Selasa, (29/08/2017) sekira pukul 08.00 WIB.
Kedatangn mereka yakni, dengan maksud memberikan selebaran FSPTU-KSPSI terkait pengambilalihan tenaga kerja bongkar kelapa sawit yang saat ini dipegang oleh Karang Taruna dari tiga desa, yaitu Desa Giri Kencana, Desa Bukit Indah dan Desa Pasar Ketahun.
Seekitar pukul 09.00 WIB, rombongan pengurus FSPTI-KSPSI PT.KKK pimpinan YS.SITEPU langsung didatangi para tenaga bongkar kelapa sawit sekiranya yang berjumlah 80 orang yang merupakan tenaga bongkar kelapa sawit dari Karang Taruna di tiga desa, dan merka langsung melakukan penolakan terhadap rencana dari FSPTI-KSPSI pimpinan YS SITEPU untuk mengambil alih tenaga bongkar kelapa sawit, tidak hanya itu, selain tenaga bongkar ada pula sopir pemasok atau toke kelapa sawit ikut menolak aksi tersebut.
Kemudian, dengan adanya penolakan tersebut para pengurus dari FSPTI-KSPSI PT.KKK menghentikan aksinya dan meninggalkan lokasi pabrik CPO PT.KKK. Selanjutnya para tenaga bongkar dari Karang Taruna di tiga desa membuat pernyataan secara tertulis dengan membubuhkan tanda tangan, bahwa intinya mereka menolak rencana dari FSPTI-KSPSI pimpinan YS.SITEPU yang ingin pengambialihan tenaga kerja bongkar kelapa sawit, dan mereka memilih tetap menginduk ke Karang Taruna tiga desa tersebut. (Isil)
Facebook comments