Jambi - Pemerintah Provinsi Jambi, Senin pagi (21/5) menggelar upacara Peringati Hari Kebangkitan Nasional (HKN) ke-110 tahun 2018, di lapangan utama Kantor Gubernur Jambi, Telanaipura, Kota Jambi.
Upacara yang mengusung tema "Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia dalam Era Digital", langsung dipimpin oleh Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar dengan dihadiri Sekda Provinsi Jambi M. Dianto, Wakapolda Jambi Kombes Pol Ahmad Haydar, Danrem 042/ Gapu Kolonel Inf Dany Budiyanto dan Unsur Forkompinda Provinsi Jambi serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Plt Gubernur Fachrori membacakan teks pidato dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara, yaitu HKN yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2018, harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak.
"Mari maknai peringatan tahun ini dilingkungan kita masing-masing, sesuai lingkup tugas kita masing-masing, untuk semaksimal mungkin memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama generasi muda, yang akan membawa pada kejayaan bangsa ditahun-tahun mendatang," ujar Fachrori.
Facrori jelaskan, bahwa melalui hal seperti ini lah dalam rangka hari kebangkitan nasional sebagai momentum yang tepat, untuk mengambil kesempatan yang baik dari bonus demografi ini.
"Proyeksi keuntungan bonus demografi itu, akan tinggal menjadi proyeksi jika kita tak dapat memaksimalkan usia produktif, dan hanya akan tinggal menjadi catatan tentang usia dari pada catatan tentang produktivitas, jika mutu sumber daya manusia produktif pada tahun-tahun puncak bonus demografi tersebut tidak dapat mengungkit mesin pertumbuhan ekonomi," sambungnya.
Selain itu, seusai pelaksanaan upacara tersebut Fachrori mengajak kepada para siswa dan siswi pelajar mahasiswa agar memanfaatkan teknologi apalagi di era milenial dapat di pergunakan dengan sebaik mungkin demi menunjang kreativitas dan produktivitas masa yang akan datang.
"Bagi anak-anak muda pengguna teknologi dan sebagainya, ya boleh asalkan untuk kebaikan dan kemanfaatannya jelas, bukan hanya untuk main-main," tutupnya. (Bn)
Facebook comments