Sungai Penuh - Tersangka Lefra Oktomi (40) Warga Sungai Lebuh, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci Jambi, hari ini Kamis (19/5/2022) sekitar pukul 17:00 WIB resmi ditahan Penyidik Polres Kerinci.
Penahanan terhadap tersangka dugaan Tipidkor pengelolaan APBDes tahun 2020 Desa Sungai. Diketahui, Lebu Lefra Oktomi, SE ditahan ialah selaku Penjabat Kades pada tahun 2020, lantaran melakukan penyalahgunaan uang pembangunan Desa hingga merugikan negara sebesar Rp Rp. 617.261.500,00,-
Penetapan Tersangka oleh penyidik tersebut berdasarkan dengan ;
1. LP/A/09/II/2022/SPKT/RES KRC, tanggal 8 Februari 2022.
2. Sp. Sidik/11/II/RES.3.3/ 2022, tanggal 8 Februari 2022.
3. Sp.Han/26/V/RES.3.3/ 2022, tanggal 19 Mei 2022.
Hasil penyidikan menyimpulkan dengan menimbulkan kerugian negara dari penyidik tipidkor Polres Kerinci, senilai Rp. 617.261.500,00 – sebagaimana LHA Inspektorat Provinsi Jambi No. Lap-700/75/ITPROV/-3/ IV/2022, tanggal 8 April 2022.
Sebagai informas, tersangka Lefra Oktomi, SE selain bekerja selaku PNS di Kantor BKD Pemkab Kerinci dia juga dipercaya sebagai Pejabat Kepala Desa Sungai Lebuh Tahun 2020.
Terhadap tersangka telah dilakukan pemeriksaan dengan didampingi oleh Penasehat Hukum dari lembaga Perkumpulan Bantuan Hukum Sungai Penuh an. Oktir Nebi, SH, MH.
Disebutkan Kapolres Kerinci melalui Kasatreskrim Iptu Edi Mardi, tersangka akan dijerat dengan pasal 2 ayat (1) UU No. 31 Tahun 1999 Jo UU No. 20 Tahun 2001. Dan Subsidair pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 Jo UU No. 20 Tahun 2001.
“Saat ini kita sedang melakukan pemberkasan dan mengirimkan Berkas Perkara ke JPU (Tahap 1) dan tak luput kita dilakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum,”tandasnya" (Tim)
Facebook comments