Sungai Penuh - Pembangunan mushola yang menggunakan dana swadaya di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Kecamatan Tanah Kampung Kota Sungai Penuh saat ini harus terhenti dan dipastikan terbengkalai. Hal tersebut dikarenakan dana swadaya melalui sumbangan sukarela yang dipungut dari guru-guru dan siswa-siswi yang sudah habis untuk pembelian material dan upah tukang.
Kepala SMPN 6 Sungai Penuh, Asrul pada media Viraljambi mengatakan bahwasanya pembangunan musholah sudah dilaksanakan sejak tahun 2021, dari pondasi hingga berdirinya bata menggunakan dana sumbangan, Sabtu (11/6).
“Alhamdulillah dengan niat baik kami untuk memajukan sekolah, saat ini pembangunan mushola kami sudah sekitar 20 persen, dan saat ini memang harus terhenti terkendala biaya,” ujarnya.
Diungkapkan oleh Burhanudin Warga setempat sebenarnya tujuan dibangunnya mushola tersebut juga untuk membantu pemerintah menciptakan Kota Sungai Penuh bercahaya dan maju dan religius, namun pihaknya bingung dan tidak tahu harus mengajukan proposal bantuan pembangunan kepada siapa.
“Rasanya sekolah kami ini cukup besar dan kami memiliki mushola disamping sekolah yang sudah tidak digunakan lagi, untuk itu kami berupaya mendirikan mushola baru agar kegiatan religius bisa dilaksanakan siswa secara efektif,” terangnya.
Disisi lain disampaikan oleh Ketua Pelaksana Pembangunan Mushola SMPN 6 memang untuk saat ini pembangunan mushola yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2021 lalu harus terhenti sementara, dikarenakan memang anggaran untuk membeli material dan upah tukangnya tidak ada.
“Sebisa mungkin pelaksanaan pembangunan akan tetap kami laksanakan secara berkala, entah itu selesainya kapan, kami akan tetap berupaya agar cita-cita kami selama ini untuk mendirikan mushola dapat segera terwujud, memang kalau untuk pembangunan dalam bentuk fisik lainnya sekolah kami juga belum pernah mendapat
bantuan dari pemerintah terkait” ujarnya.
Untuk itu dirinya berharap, agar ada pihak dari pemerintah terkait yang dapat memberikan bantuan untuk menyelesaikan pembangunan mushola tersebut.
“Harapan kami pihak dari pemerintah terkait dapat membantu pembangunan mushola, karena kegunaan mushola tersebut juga akan digunakan untuk masyarakat luas dan juga untuk kemajuan siswa kita dalam mewujudkan sekolah religius. Kalau untuk proposal sudah kami siapkan, namun kami perlu bimbingan kemana harus menyerahkan proposal tersebut,” Harapnya. (Hps)
Facebook comments