Sungai Penuh – Walikota Sungai Penuh Alfin, S.H., menyambut kunjungan Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi dalam rangka Supervisi dan Evaluasi Program PKK serta Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat yang berlangsung di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Rabu (24/06).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekda Alpian, para Asisten, Kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Ny. Hj. Hesnidar Haris, S.E., Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Ny. Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns., Ketua GOW, Ketua DWP, Ketua BKMT, serta seluruh pengurus dan anggota TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Sungai Penuh.
Dalam sambutannya, Wako Alfin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada rombongan TP PKK Provinsi Jambi. Menurutnya, kegiatan supervisi dan evaluasi menjadi sarana penting untuk memperkuat pelaksanaan program PKK sekaligus meningkatkan kualitas pemberdayaan keluarga di Kota Sungai Penuh.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan TP PKK Provinsi Jambi. Supervisi dan evaluasi ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas kader PKK, serta memastikan program-program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Wako Alfin.
Selain pelaksanaan supervisi dan evaluasi, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan dan membangun karakter masyarakat yang religius.
Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Ny. Hj. Hesnidar Haris, S.E., turut menyerahkan buku Metode 30 Menit Bisa Baca Al-Qur'an kepada penyuluh agama Kota Sungai Penuh, yakni Bapak Triyuman dan Bapak Alimin. Penyerahan buku tersebut diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan literasi Al-Qur'an di tengah masyarakat serta memperkuat pembinaan keagamaan di Kota Sungai Penuh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TP PKK Provinsi Jambi dan TP PKK Kota Sungai Penuh dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan generasi yang religius, mandiri, dan berdaya saing.(PROKOPIM/NSH)
Facebook comments