Skip to main content

Kades Kasim Serakah kerjakan P3A Di Koto Petai

Kades Kasim Serakah kerjakan P3A.Koto Petai
Kades Kasim Serakah kerjakan P3A.Koto Petai

KERINCI -  Proyek yang dicanangkan oleh Balai Penyuluhan bagi Petani Pemakai Air (P3A) yang bersumber dana APBN, diduga menjadi  lahan Korupsi, kali ini turun langsung Kades KASIM SE  yang Aliran Sesat yang tiada  tempat mencentingkan telunjuknya, hanya bisa kerjakan proyek ,dengan MODUS PROYEK MASUK FEE LANCAR,20% dari ANGGARAN 195 JUTA  dengan kerjasama para Konco Konco kades ,yang sarakah seperti di koto petai , dan desa lainya, 

menurut pantauan  LSM MAWAR INDONESIA, SOFIAN ,yang turun langsung ke lokasi, pekerjaan proyek Balai P3A yang ada di Kabupaten Kerinci, Senin (30/11/2020).

Di lokasi  ditemukan kejanggalan, dilokasi proyek tidak terpasang papan kegiatan, pengerjaan proyek irigasi akhir ditemukan volume lebih kurang dari 50 m, yang seharusnya 200 m, lantai kerja tidak pakai pengejoran dan tidak pakai tulang besi.
  
Begitu juga yang terjadi di lokasi proyek P3A Balai, di Semurup juga di temukan kejanggalan, proyek yang dilaksanakan pada masa dampak covid-19, diperuntukan untuk kelompok tani setempat, namun pekerja didatangkan dari luar Desa Semurup.

Dalam waktu pengerjaan, air tidak di keringkan, pemasakan semen tidak pakai Molen, pengecoran tidak pakai besi, batu yang di gunakan batu Napal (batu Kapur) dan sampai berita ini diturunkan belum juga di plaster (aci), sedangkan waktu tinggal beberapa hari lagi.

IRONISNYA LAGI...PARAH,bahwa SUARDI Alias SUA wakil ketua Kelompok P3A Koto petai yang di angkat oleh hasil musyawarah,sebelumnya Dana di kujurkan malah Kades Kasim bohongi sua, setelah dana di cair Sua dinyatakan idak kelompok malahan perwakilan petani ucap sua,,yang terlontar dari mulut busuk kasim,

Terungkap dari sua menduga selama ini kasim di duga berkerjasama dengan aparat kepala lisin kerinci yang di duga orang dekat Kades Kasim koto petai untuk pelindung modul kejahatannya.ucap "Sua"

“Kami menduga proyek P3A ini sebagai iseng - iseng berhadiah saja, lebih fatal lagi proyek Balai P3A di Desa  Koto Simpai Kubang terdapat pemakaian besi bekas tidak sesuai RAB dan juga cincin tidak sesuai dengan ukuran. Kami berharap kepada Balai P3A segera mengklarifikasi pekerjaan proyek Balai P3A, yang ada di Kabupaten Kerinci,” ungkap Sofian Ketua Forum LSM Mawar INDONESIA. (Khps)

Facebook comments