Skip to main content

Kepsek SMA 3 Kerinci Diduga Sunat Dana DAK Th 2020 Untuk Rehabilitasi Gedung Sekolah

kerinci
Kepsek SMA 3 Kerinci Diduga Sunat Dana DAK Th 2020 Untuk Rehabilitasi Gedung Sekolah

Kerinci - Kepala Sekolah SMAN 3 Kerinci di duga sunat Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2020 yang diperuntukkan untuk rehabilitasi ruang kelas dengan tingkat kerusakan sedang/berat yang saat ini pekerjaannya baru berjalan 25 persen.

Saat dikonfirmasikan, Kepsek SMAN 3, Marjan di ruang kerjanya, Selasa (8/9) melarang wartawan Viralpublik.com untuk mengambil dokumen bahkan sempat terjadi adu mulut antara wartawan dan lsm brajo sakti dengan pihak Kepsek apalagi ketika ditanyakan masalah pulsa untuk guru bantu dan siswa serta jumlah penerima beasiswa PIP dan pembangunan gedung.

1

Marjan tidak bisa menjelas pertanyaan yang dilontarkan wartawan dan LSM Barajo dan mengenai jumlah siswa yang menerima beasiswa PIP, Marjan mengatakan silakan ditanyakan langsung ke waka kesiswaan yang mengelola data tersebut.

Sedangkan mengenai pembangunan gedung perpustakaan dan renovasi gedung kelas, Marjan tidak bisa menjelaskannya. 

Berdasarkan pantauan dilapangan di lokasi rehabilitasi gedung sekolah tersebut, untuk gedung perpustakaan terlihat kayu yang di gunakan berupa kayu bekas alias kayu lama dan di piring piring gedung perpustakaan tidak pakai galian pondasi dan rehab atap  kelas memakai rangka baja tidak pakai besi penahan di tembok.

2

LSM Barajo mengatakan dalam perehaban gedung ini kami menduga kepala sekolah mencari untung di pekerjaan prot dan di duga bekerja tidak melibatkan guru dan komite.

Hal ini terungkap setelah salah seorang guru yang minta namanya tidak di tulis- mengatakan "kami tidak tahu masalah proyek itu silakan ditanyakan langsung saja kepada kepala sekolah katanya.

3

Diduga kepala sekolah cari untung dengan modus tidak berutang dulu barang nunggu pencairan ucapnya dan mengerjakan sendiri proyek rehabilitasi ruang kelas dan perpustakaan, dengan pagu anggaran Rp 144.432.000 dengan pelaksana Swakelola (P2S)  bersumber dana DAK TA 2020.(khps)

Facebook comments