Sungai Penuh - Terpilihnya SMAN 4 Kota Sungai Penuh sebagai sekolah lounching Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), Kepala Sekolah (Kepsek), Aswardi mengungkapkan rasa syukurnya dan selamat datang kepada sejumlah tamu undangan yang sudah berkenan hadir di acara lounching SSK yang merupakan program pemerintah pusat.
"Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi SMAN 4 Kota Sungai Penuh. Kami mengaturkan selamat datang kepada Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Dr. Fadli Sudria SE M. Hum, BKKBN Provinsi Jambi, Kadis Pendidikan Kota Sungai Penuh, Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi diwakili oleh Dra. Lufpiah dan sejumlah wali murid," ungkap Aswardi ketika dikonfirmasi, Rabu (14/9).
Lanjutnya, ia siap menjalankan program pemerintah pusat SSK, jika ini tidak disikapi, generasi ditahun 2035-2040 nanti akan berdampak terhadap kompetensi.
"Program pemerintah Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) salah satu tujuannya untuk menyikapi bonus demografi Tahun 2035-2040. Dimana usia produktif lebih banyak dibandingkan dengan usia yang tidak produktif. Ini akan menjadi masalah nanti bisa jadi akan terjadi kesenjangan sosial," lanjutnya.
Kepsek menyebutkan bahwa program ini juga untuk antisipasi terjadinya kriminalitas dan hal-hal yang berdampak negatif terhadap generasi muda kedepan.
"Dimulai dari usia ini kita mengantisipasi terjadinya pernikahan dini, stunting dan bahaya obat-obatan terlarang dikalangan anak-anak muda," tutupnya.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Dr. Fadli Sudria SE., M. Hum akan selalu memberikan dukungan kepada sekolah untuk mendukung program SSK berjalan efektif.
"Saya tidak bosan-bosannya memperjuangkan aspirasi dari para majelis guru dan adek-adek semua. Terkait dengan program SSK ini saya berharap kepada adek -adek siswa untuk semangat mengejar cita-cita sebagai anak bangsa jangan sampai terjerumus dalam hal yang bisa merugikan kita,"ungkapnya.
Lufpiah dalam sambutannya menerangkan bahwa SSK mengintegrasikan pendidikan kependudukan ke dalam beberapa mata pelajaran dan muatan lokal yang sudah ada serta pada kegiatan kesiswaan, baik itu jumlah, kualitas, maupun kuantitas, yang berkaitan dengan demografi dalam Kota Sungai Penuh dan pengendalian penduduk sangat diperlukan karena berpengaruh terhadap politik, ekonomi, sosial dan kemasyarakatan.
"Anak-anak generasi muda secara dini diberikan pendidikan untuk kependudukan ini untuk mencegah perkawinan usia dini, penggunaan narkoba, kemudian selalu mengetahui kesehatan reproduksi dirinya sendiri," terang Lufpiah.
Sementara Kadis Pendidikan Kota Sungai Penuh Khaidirman kepada wartawan mengatakan melalui program SSK ini, menjadi bagian dalam mempersiapkan generasi yang berkualitas mengingat adanya dampak negatif yang tercipta dari tingginya angka pertumbuhan penduduk.
"Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatif yang terjadi adalah dengan memberikan pendidikan kependudukan pada generasi mudanya. Pada pencanangan program SSK yang berpusat di SMAN 4 Kota Sungai Penuh Kota," kata Khaidirman.
Lanjutnya, sasaran utama SSK adalah siswa di sekolah agar generasi muda ini menyadari persoalan yang akan dihadapi di masa yang akan datang.
"Pendidikan kependudukan dapat membentuk mereka menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas yang memiliki pengetahuan, pemahaman dan kesadaran serta sikap dan perilaku yang berwawasan kependudukan," cetusnya.
Acara lounching ini diakhiri dengan tari kesenian tradisional Rentak Kudo yang berasal dari Kecamatan Hamparan Rawang dan tampilan atraksi drama yang dilakoni oleh siswa-siswi SMAN 4 Kota Sungai Penuh. (Hps)
Facebook comments