Jambi - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Provinsi Jambi menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Provinsi Jambi, Kamis (25/10). Sebelumnya, para unjuk rasa telah menggelar aksinya di Simpang IV Bank Indonesia (BI).
Dalam aksinya, para unjuk rasa menuntut evaluasi kinerja Jokowi-Jusuf Kalla dinilai selama 4 tahun pemerintahannya membawa rakyat Indonesia ke gerbang penderitaan. Dimulai dari sektor penegakkan hukum, perekonomian, Tenaga Kerja Asing (TKA), masih lemah terhadap kalangan menengah kebawah.
Didepan kantor DPRD Provinsi Jambi, para unjuk rasa meminta anggota DPRD yang duduk sebagai penyampai aspirasi rakyat, mendesak untuk menyampaikan tuntutan mereka kepada Presiden secara langsung.
“Saat ini,,, Hukum tidak berpihak, dia hanya tajam kebawah, sementara tumpul ke atas. Apalagi ketika itu datang dari pihak-pihak yang berseberangan dengan pemerintah,” teriak peserta orasi.
Berdasarkan dari pantauan dilapangan, para unjuk melakukan aksi dengan membakar ban bekas ditengah jalan sata aksi di Simpang Bank BI. Kemudian ketika di depan kantor DPRD Provinsi Jambi, para unjuk rasa pecah setelah terjadi aksi dorong-dorongan antara para unjuk rasa dengan aparat kepolisian yang pada saat itu sedang berjaga di lokasi.
Setelah beberapa saat, bentrokan pun mulai meredam setelah beberapa dari pihak keamanan berhasil menguasai kondisi, dan melakukan negosiasi panjang dengan para unjuk rasa. (Bn)
Facebook comments