Kerinci – Masyarakat penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Pemkab Kerinci di Desa Sungai Abu, Air Panas dan Baru Sungai Abu harus menerima kenyataan pahit dimana asupan bahan makanannya yang diberikan oleh agen penyalur selain kualitas buruk, bahkan kondisi daging dalam keadaan busuk dan tak layak konsumsi.
Andi salah seorang warha desa Sungai Abu, Rabu (22/12) mengatakan dalam penyaluran BPNT kali ini selain kualitas sembakonya buruk, malah ditemukan daging yang diterima sudah busak dan berulat dan tidak layak konsumsi.
“Kami sudah coba menghubungi agen pemasok untuk mempertanyakan kualitas bantuan tersebut namun dirinya membantah jika daging tersebut busuk dan berulat,” katanya.
Ia menambahkan semula menyangka hanya dirinya saja yang mendapat bantuan kualitas jelek namun tidak taunya banyak.
Hal ini terungkap dengan ributnya para warga digroup BPNT desa Sungai Abu, Air Panas Sungai Abu dan Baru Sungai Abu.
Bahkan sejumlah warga ada yang mencoba mengembalikan daging ayam kepihak pemasok, namun ditolak dengan nada yang keras.
Hingga berita ini diturunkan, pohak pendamping belum memberikan komentar, walau pesan via whatsapp telah terconteng doble biru.
Sementara agen pemasok yang berlokasi di Desa Sungai Deras dengan inisial WP membantah tuduhan tersebut lewat telphon cellular, namun pada komentar digroup, beliau membenarkan.
Dari pengakuan sejumlah warga, masyarakat tidak hanya mengeluhkan kondisi barang yang diberikan, namun juga nilai yang diyakini jauh dari selayaknya.
Tokoh masyarakat setempat TF, meminta agar Dinas terkait mengevaluasi serta memberikan teguran keras pada agen pemasok, karena hal ini jelas merugikan masyarakat, bahkan membahayakan jika dikonsumsi. (Kphs)
Facebook comments