Sungai Penuh - Proyek pekerjaan jalan trotoar dan renovasi gedung nasional sungai penuh dinilai kurang profesional lantaran menutup akses jalan raya.
Ketua LSM Mawar Indonesia Syopian, bahkan meminta agar pekerjaan proyek tersebut dihentikan dan dilelang ulang, pasalnya dalam pengerjaan itu dinilai tidak profesional.
Salah satu hal yang menjadi indikator ketidak profesionalan dari kontraktor karena menutup akses jalan sehingga pengendara harus putar balik sepanjang 1 kilo meter.
"Saya minta pengerjaan itu harus di hentikan dan dilelang ulang karena kontraktor yang bekerja tidak profesional dengan menutup total jalur selama 2 Bulan lebih," katanya, Sabtu (23/12/2023).
Selain menutup jalur, pengerjaan jalan dengan nilai milyar itu, kata pian pengerjaannya dinilai amburadul. Padahal dalam pengerjaannya bisa dikerjakan separuh badan jalan dan tidak menutup seluruh akses jalan.
"Warga di sana mengeluh, karena harus muter-muter, seharusnya dikerjakan separuh dulu biar sama-sama jalan," tambahnya.
Sementara Kepala Dinas Pengerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui staf mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti informasi dan keluhan dari warga tersebut dan akan memberikan tegoran kepada kobtraktor. (Hps)
Facebook comments