Kerinci - Anggota DPRD Provinsi Jambi, Afuan Yuza Putra, menegaskan komitmennya mengawal langsung realisasi perbaikan jalan sepanjang 27 kilometer di kawasan Renah Pemetik, Kabupaten Kerinci. Ia mendorong percepatan pengerjaan agar masyarakat segera menikmati akses jalan yang layak setelah belasan tahun mengalami kerusakan parah.
Lebih lanjut, Afuan Yuza menyebut langkah ini bukan sekadar perbaikan infrastruktur, tetapi juga bentuk nyata penunaian janji Gubernur Jambi, Al Haris. Karena itu, ia bersama DPRD terus mengawasi setiap tahapan agar program berjalan sesuai target.
Fokus Pengerasan Jalan Demi Akses CepatDalam keterang annya, Afuan Yuza menjelaskan pemerintah memprioritaskan pengerasan jalan sebagai solusi cepat di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dengan strategi ini, pemerintah menargetkan jalan segera berstatus fungsional sehingga aktivitas masyarakat kembali lancar.
Selain itu, ia menekankan pentingnya akses jalan bagi para petani di Renah Pemetik. Menurutnya, kondisi jalan yang memadai akan mempercepat distribusi hasil pertanian sekaligus meningkatkan perekonomian warga.
Alat Berat Mulai Bergerak ke Lokasi
Di sisi lain, Afuan Yuza mengungkapkan progres di lapangan mulai menunjukkan perkembangan positif. Ia memastikan pengiriman alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi segera berlangsung dalam minggu ini.
Dengan demikian, proses pengerjaan tidak lagi sekadar rencana, melainkan sudah masuk tahap nyata. Ia pun optimistis percepatan ini mampu menjawab harapan masyarakat yang selama ini menanti perbaikan jalan tersebut.
DPRD Kawal Janji Gubernur Hingga Tuntas
Lebih jauh, Afuan Yuza menjelaskan status jalan Renah Pemetik sebenarnya berada di bawah kewenangan kabupaten. Namun demikian, Pemerintah Provinsi Jambi mengambil langkah strategis karena kuatnya aspirasi masyarakat serta keterbatasan anggaran daerah.
“Sekarang kami pastikan janji itu benar-benar terlaksana. Kami kawal sampai masyarakat merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Selain fokus pada jalan Renah Pemetik, ia juga menyoroti proyek strategis lain di Kabupaten Kerinci. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 8,9 miliar untuk pembangunan jembatan penghubung di Kelok Sago, Desa Pondok.
Selanjutnya, ia memastikan proyek tersebut mulai di kerjakan pada akhir April 2026. Ia menilai keberadaan jembatan ini sangat penting karena akan menyempurnakan konektivitas jalan dan memperkuat akses antar wilayah.
Dengan berbagai langkah ini, Afuan Yuza berharap pembangunan infrastruktur di Kerinci terus bergerak maju. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal.(NSH)
Facebook comments