Kerinci - Masyarakat lima desa di Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, kembali menggelar tradisi Kenduri Sko sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya melestarikan warisan adat dan budaya leluhur yang diwariskan secara turun-temurun. Acara adat yang sakral ini berlangsung meriah pada Senin, 28 September 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan bola Desa Tamiai ini diselenggarakan oleh Lembaga Adat Depati Muaro Langkap Lima Desa Tamiai setiap lima tahun sekali. Kenduri Sko diisi dengan berbagai prosesi adat, mulai dari arak-arakan benda pusaka, pengantaran depati dan ninik mamak, hingga ritual pembersihan pusaka yang menjadi simbol identitas dan kehormatan adat masyarakat setempat.
Ribuan warga turut hadir menyaksikan rangkaian kegiatan yang juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni dan budaya, seperti Tari Rangguk, Tari Selendang, serta Tari Massal Tauf yang dibawakan oleh anak jantan dan anak batino dari Lima Desa Tamiai. selain menjadi ajang pelestarian budaya, Kenduri Sko kali ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pemangku adat yang baru. Prosesi ini menjadi bagian dari kesinambungan kepemimpinan adat dalam menjaga dan menjalankan nilai-nilai, norma, serta aturan adat di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam acara ini, Manajer PT KMH Kalla Grup, Aslori Ilham. Di sela-sela acara saat diwawancarai oleh viralpublik.com, Aslori menyampaikan kekagumannya yang mendalam terhadap tradisi ini. Ia mengaku merasakan langsung magis dan kuatnya kebudayaan lokal tersebut.
"Pelestarian adat dan budaya menjadi tanggung jawab kita semuanya. Sebagai pendatang, saya merasa aura Kenduri Sko ini meresap ke sumsum tulang. Wujud pelestarian budaya adat Kerinci ini harus tetap dijaga agar tidak tergerus perubahan zaman serta dapat terus dikenal dan dipahami oleh generasi muda," ujar Aslori Ilham.
Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Depati Muaro Langkap, Hendrizal, mengatakan bahwa Kenduri Sko merupakan bukti nyata komitmen masyarakat dalam menjaga identitas budaya sekaligus menghargai sejarah panjang yang membentuk kehidupan masyarakat adat Tamiai.
Ia berharap Kenduri Sko tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga berfungsi sebagai perekat sosial untuk memperkuat semangat gotong royong, menjaga kerukunan, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
Selain dihadiri oleh Manajer PT KMH Kalla Grup Aslori Ilham, kegiatan akbar lima tahunan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kerinci Murison, Wakapolres Kerinci, Kapolsek Batang Merangin, Dandramil setempat, anggota DPRD dari daerah pemilihan setempat, serta jajaran tokoh masyarakat lainnya.(Hps)
Facebook comments