Jambi - Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jambi hingga saat ini belum bisa memastikan penyebab kebakaran hebat yang telah menghanguskan sebuah Hotel Novita yang berada di Jalan Gatot Subroto Kota Jambi, pada Senin (9/4) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB.
"Hingga kini pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim Laboratorium Foreksik Polri yang akan melakukan penyelidikan dan kita tidak bisa menduga karena masih harus mengunggu hasil dari pemeriksaan tim Labfor," ujar Kapolda Jambi, Brigjen Pol. Muchlis AS, Rabu (11/4).
Dikatakannya Muchlis, tim Labfor dari Palembang telah tiba di Jambi pada Senin malam lalu (9/4), namun mereka belum bisa bekerja melakukan pemeriksaan, karena saat ini lokasi di tempat kejadian masih dilakukannya pendinginan oleh petugas pemadam kebakaran dan sampai malam tadi api masih saja hidup kembali dari kamar hotel.
"Tim kita saat ini belum bisa diturunkan, karena sampai tadi malam saja api masih keluar dari kamar-kamar hotel," jelasnya.
Kemudian, lanjut Muchlis terkait kejadian tersebut dirinya mengatakan, bahwa sudah dilakukannya identifikasi terhadap seluruh tamu dan karyawan hotel. Semuanya sudah terdata. Hanya saja, sejumlah barang milik tamu ada yang tertinggal di kamar hotel pada saat kejadian belum bisa memastikan kondisi barang-barang yang tertinggal tersebut, apakah selamat atau hangus terbakar.
Dari pantauan di lapangan, hingga kemarin malam ada tiga unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil water canon milik Satuan Brimob Polda Jambi masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
Di luar bangunan hotel itu, polisi juga telah memasangi garis polisi. Selain itu, ruas jalan Gatot Subroto, mulai dari arah Simpang Bata hingga SMP Negeri 2 Kota Jambi juga masih ditutup untuk umum oleh pihak kepolisian.
Sementara itu, Kapolresta Jambi, Kombes Pol Fauzi Dalimunthe mengatakan, dilakukannya penutupan karena petugas masih bekerja untuk melakukan pendinginan pasca terjadinya kebakaran yang menghanguskan Hotel Novita.
"Hari ini jalan masih kita tutup karena hawa panas dari api masih terada beberapa meter dari lokasi kejadian," kata Fauzi Dalimunthe. (Red)
Facebook comments