Kota Jambi - Dalam kurun 3 tahun terakhir, Pemkot Jambi telah berhasil melaksanakan prioritas utama dan target pembangunan yang tertera dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Jambi, seperti pembangunan infrastruktur dasar, aksesibilitas pendidikan dan kesehatan yang murah dan merata.
Pada sisa masa jabatannya, Walikota Jambi melanjutkan ritme pembangunannya pada prioritas kedua, seperti revitalisasi sarana prasarana sentra pelayanan masyarakat. Juga diresmikannya secara simbolis penggunaan 12 kantor lurah, tiga kantor camat di Kenali Asam Bawah, serta penggunaan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Lebak Bandung yang bersebelahan dengan kantor Lurah Lebak Bandung tersebut, Selasa (6/2).
Walikota Fasha mengungkapkan, bahwa upaya revitalisasi bangunan kantor, terutama kantor yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat adalah sebagai wujud keseriusan pemerintah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Jambi. Menurut Walikota, revitalisasi kantor pemerintah di Kota Jambi dilaksanakan setelah prioritas utama pembangunan telah berjalan dengan baik selama 3 tahun terakhir.
“Upaya pembangunan kantor pemerintah yang kami lakukan ini, dapat dikatakan sebagai bonus pembangunan. Itu karena prioritas pembangunan dalam RPJMD telah berhasil kami laksanakan di 3 tahun awal kami memimpin Kota Jambi. Semoga apa yang telah kami bangun ini diikuti dengan meningkatnya kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Ada hal yang menarik dalam desain seluruh bangunan kantor pemerintahan yang direvitalisasi tersebut. Nuansa warna dan bentuk bangunan pun seluruhnya memiliki kemiripan. Hal tersebut dikarenakan Pemerintah Kota Jambi telah membuat purwarupa (prototype) model bangunan yang dapat diaplikasikan bagi seluruh bangunan kantor yang akan direvitalisasi di Kota Jambi.
Dihari yang sama, Fasha juga berkesempatan meresmikan Gedung Siskohat (Sistem Informasi Komputerisasi Haji Terpadu) Kota Jambi, yang berlokasi di Kantor Kementerian Agama Kota Jambi. Bangunan yang merupakan satu-satunya di Provinsi Jambi tersebut, kedepannya akan memberikan kemudahan proses pelayanan dan mempersingkat durasi waktu pelayanan pendaftaran bagi calon jamaah haji.
“Gedung Siskohat ini adalah wujud komitmen Pemkot Jambi untuk melayani jamaah haji Kota Jambi untuk mendaftar ibadah haji secara cepat, efisien dan nyaman karena semuanya tersedia satu pintu di satu gedung. Jangka waktu perizinan yang berhari-hari kita pangkas menjadi hanya 20 menit. Semoga bangunan ini dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat,” imbuh Fasha. (Egi)
Facebook comments