Padang - Wacana mengenai keinginan sejumlah pihak untuk memisahkan wilayah tertentu dari Provinsi Jambi dan kembali bergabung dengan Sumatera Barat kini masuk babak baru dan kian memanas Enam anggota DPRD Provinsi Jambi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kerinci dan Sungai Penuh melakukan kunjungan resmi ke gedung DPRD Sumatera Barat untuk menyatakan sikap terkait aspirasi masyarakat tersebut.
Rombongan yang dipimpin oleh Edmanuddin terlihat mendatangi Gedung DPRD Sumbar untuk membahas secara langsung hubungan historis serta dinamika politik yang sedang berkembang di akar rumput. Pertemuan di lembaga legislatif ini menjadi sorotan tajam publik, mengingat isu penggabungan wilayah ini terus menggelinding dan memicu perdebatan hangat di tengah masyarakat.
Langkah politik ini diambil sebagai respons atas menguatnya desakan warga Kerinci dan Sungai Penuh yang merasa memiliki kedekatan sejarah, budaya, dan sosial yang sangat erat dengan wilayah Minangkabau. Melalui kunjungan ini, para wakil rakyat tersebut ingin menyuarakan secara langsung aspirasi konstituen mereka kepada jajaran pemerintahan di Sumatera Barat.
Meskipun kunjungan dan pernyataan sikap ini mempertegas keseriusan gerakan di tingkat lokal, perubahan status administrasi ataupun batas wilayah sebuah provinsi tetap harus menempuh proses tata kelola pemerintahan yang panjang. Sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, langkah ini memerlukan kajian mendalam, persetujuan lintas daerah, hingga ketetapan resmi dari pemerintah pusat.
Pertemuan strategis di gedung legislatif ini memperlihatkan bahwa wacana kembalinya Kerinci dan Sungai Penuh ke pangkuan Sumatera Barat bukan lagi sekadar perbincangan di media sosial, melainkan sudah mulai bergulir ke ranah diplomasi politik antarprovinsi.(Hps)
Facebook comments