Sungai Penuh – Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh menggelar kunjungan silaturahmi sekaligus evaluasi ke RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh pada Senin (08/06). Agenda ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan program kerja, dan mempererat hubungan kelembagaan antarinstansi.
Rombongan Komisi I disambut langsung oleh Direktur RSUD, dr. Rofi Irman, Sp.PD, bersama jajaran manajemen rumah sakit. Diskusi yang berlangsung hangat tersebut menjadi wadah strategis untuk membedah berbagai aspek pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi I menyoroti beberapa poin krusial, antara lain:
- Kualitas Pelayanan: Memastikan respons dan penanganan pasien berjalan optimal.
- Tenaga Medis: Meninjau kecukupan jumlah nakes dan pemenuhan insentif pegawai.
- Fasilitas Rumah Sakit: Mengecek kesiapan sarana dan prasarana penunjang medis.
- Kendala Operasional: Mengidentifikasi hambatan utama dalam pelaksanaan pelayanan publik.
Ketua Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh, Dahkir Yahya, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi atas sambutan manajemen dan mengucapkan selamat bertugas kepada direktur baru.
"Kami berharap kepemimpinan baru ini membawa inovasi segar guna mendongkrak mutu pelayanan kesehatan di Kota Sungai Penuh," ujar Dahkir.
Anggota Komisi I juga menggarisbawahi pentingnya transparansi informasi. Sebagai mitra kerja, DPRD membutuhkan data yang akurat dan menyeluruh terkait kondisi riil rumah sakit agar mampu mengawal dan membantu mencarikan solusi atas kendala yang dihadapi.
Merespons hal tersebut, Direktur RSUD Mayjen H.A. Thalib, dr. Rofi Irman, Sp.PD, menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan internal. Pihaknya siap membuka jalur komunikasi yang intensif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD.
Melalui sinergi dan evaluasi berkala ini, hubungan kemitraan antara DPRD dan RSUD diharapkan semakin solid. Koordinasi yang kuat diyakini mampu menyelesaikan tantangan operasional rumah sakit demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih profesional, optimal, dan berkualitas bagi warga Sungai Penuh.(Hmsdpr/NSH)
Facebook comments