Kota Jambi - Walikota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, mengecek langsung kesiapan operasional Rumah Sakit Abdurrahman Sayoeti di Kawasan Seberang Kota Jambi, Olak Kemang Danau Teluk, Rabu (10/1) sore.
Fasha yang didampingi Kadis Kesehatan Kota Jambi dr. Ida Yuliati dan Kadis PUPR Kota Jambi Fatri Suandri, meninjau setiap ruangan dan peralatan yang sudah tertata di rumah sakit tersebut.
Menurut Fasha, rumah sakit hasil pengembangan tahap pertama Puskesmas Olak Kemang tersebut, telah siap melayani masyarakat di kawasan Seberang Kota Jambi.
Rumah sakit tersebut sangat representatif dan memenuhi standar minimal rumah sakit. Instalasi gawat darurat telah siap beroperasi dan melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis. Juga dilengkapi dengan kamar operasi, kamar bersalin, radiologi, laboratorium dan ruang rawat inap.
“Rumah Sakit Abdurrahman Sayoeti tahun ini sudah efektif siap beroperasi dan difungsikan secara penuh optimal. Sambil berjalan, pembangunan akan tetap kami lanjutkan untuk menambah beberapa fasilitas, seperti ruang inap, tempat parkir dan fasilitas penunjang lainnya,” ujar Fasha.
Pemkot Jambi melalui Dinas PUPR pun telah menganggarkan dana dan siap melaksanakan pembangunan tahap kedua rumah sakit kebanggaan masyarakat Seberang Kota Jambi tersebut. Begitu juga dengan Dinas Kesehatan yang telah menganggarkan peralatan kesehatan untuk rumah sakit tersebut. (Bn)
Revitalisasi dan pembangunan sarana kesehatan, merupakan satu program unggulan Pemerintah Kota Jambi di bidang kesehatan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik, berkualitas, murah dan manusiawi bagi masyarakat Kota Jambi. Bagi masyarakat Seberang Kota Jambi, tidak perlu lagi jauh-jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan bermutu.
“Sudah kami dekatkan pelayanan kesehatan terbaik dan bermutu bagi masyarakat kami di Seberang Kota Jambi. Prioritas utama kami adalah menyediakan layanan dan inovasi layanan kesehatan bagi masyarakat, seperti layanan homecare, 1 puskesmas 1 inovasi, bantuan dana transportasi bagi pasien rujukan," ungkapnya.
"Kemudahan berobat dengan SKTM yang hanya diterbitkan oleh Ketua RT, peningkatan Puskesmas menjadi rawat inap dan rumah sakit tipe D, peningkatan sarana prasarana penunjang kesehatan. Tidak ada lagi jargon orang miskin tidak boleh sakit di Kota Jambi,” tambahnya.
Facebook comments