Skip to main content

Wabup Kerinci Resmikan LTSA-PPPMI

Wabup Kerinci Resmikan LTSA-PPPMI
Wabup Kerinci Resmikan LTSA-PPPMI

Kerinci – Wakil Bupati (Wabup), Ami Taher meresmikan Kantor Layanan Terpadu Satu Atap Perlindungan dan Penempatan Pekerja migran Indonesia (LTSA-PPPMI, Provinsi Jambi di Kabupaten Kerinci, di BLK Kumun, Jumat (14/2).

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Sungai Penuh, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Muhammad Ali, Unsur Pimpinan Forkopimda Kabupaten Kerinci dan tetangga, dan tamu undangan lainnya.

Wabup Ami Taher dalam sambutannya dan sekaligus meresmikan Kantor LTSA-PPMI mengatakan bahwa Atas Nama pemerintah daerah dan mewakili masyarakat dan mengapresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan Pusat serta Provinsi Jambi.

“Atas Nama pemerintah daerah dan mewakili masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI serta Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jambi, yang telah membuka kantor ini di Kabupaten Kerinci,” kata Ami Taher.

Di ketahui pada saat ini keterbatasan kesempatan kerja di dalam negeri dan disparitas upah yang jauh berbeda dengan luar negeri, merupakan salah satu faktor pendorong utama. Untuk bekerja si luar negeri.  Namun selama ini, masyarakat yang ingin bekerja keluar negeri belum mendapatkan informasi akurat mengenai proses yang sesuai aturan.

“Tentu tidak baik bagi tenaga kerja kita, karena bisa dimanfaatkan oleh pihak - pihak yang tidak bertanggungjawab, seperti perdagangan orang, perbudakan, kerja paksa. Justru itu Pemkab Kerinci dan Provinsi Jambi berusaha keras koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat. Sehingga terdiri nya LTSA_PPPMI di Kabupaten Kerinci,” ungkapnya.

Sementara pekerja migran Indonesia asal Provinsi Jambi khususnya Kabupaten Kerinci telah banyak bekerja di luar negeri antaranya, Malaysia, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, taiwan, singapura, Quwait, Qatar dan Brunai Darussalam.

“Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi akan selalu berusaha memberikan layanan terpadu satu atap dengan konsep "Sederhana, Mudah, Transparan, efektif, efesien dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, pungkasnya. (khps)
 

Facebook comments