Sungai Penuh - Wakil walikota sungai penuh, Alvia Santoni, Minggu (14/11) membuka secara resmi seminar nasional komunitas muda berpengaruh "Bersemi Dimasa Pandemi", adapun peserta seminar ini berasal dari kalangan Pelajar, Mahasiswa/i yang ada di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci dengan tema "Membangun Kemandirian Karakter dan Industri di Era Revolusi”.
Wawako mengatakan dunia digital dan revolusi industri saat ini ada beberapa jenis model bisnis dan pekerjaan di Indonesia yang terkena dampak arus era digitalisasi salah satunya taksi atau ojek tradisional sudah mulai dengan moda-moda berbasis online, oleh karena itu tantangan skill serta strategi menghadapi era digital harus komitmen dalam peningkatan investasi.
“Peningkatan digital skill bagi era digital di masa depan dan menyusun kurikulum pendidikan yang telah memasukan materi terkait human-digital skills,” katanya.
Ia menambahkan ancaman masa depan yang secara nyata telah, sedang dan akan dihadapi ancaman terorisme dan radikalisasi, ancaman narkoba, krisis ekonomi.
Untuk itu generasi milenial harus selalu membuka diri pada lingkungan yang lebih luas, menjaga konsentrasi saat menyelesaikan tugas/pekerjaan, peka terhadap perubahan yang ada, menyisihkan waktu untuk belajar, cari informasi dari sumber yang terpecaya, sisihkan waktu untuk beristirahat dan kerahkan seluruh potensi/kelebihan yang kalian miliki dan raihlah sukses.(Kphs)
Facebook comments