Sungai Penuh - Program bedah rumah yang diperuntukan untuk orang tidak mampu (miskin) yang seyogya dalam hal bantuan ialah melaui pemerintah. Namun, lain apa yang telah terjadi pada masyarakat Koto Dumo Kecamatan Tanah Kampung Sungai Penuh.
Menurut informasi yang didapat, dalam program Bedah Rumah yang dilakukan oleh pemerintah ini belum tepat sasaran. Masyarakat Koto Dumo Kecamatan Tanah Kampung Sungai Penuh Ibu Siti Juwariyah yang berdomisili di Koto Dumo, diketahui juga tidak mempunyai tempat tinggal dan mengharapkan uluran tangan dari Pemerintah Kota Sungai Penuh, untuk membantu meringgankan dalam hal pembuatan rumah swadaya.
Sesuai pantauan dilapangan, pada saat ini hanya di bantu oleh masyarakat berupa kayu atap seng, triflek, semen, sehingga sampai saat ini belum bisa memenuhi semua komponen yang diperlukan. Sementara itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh belum menampakkan solidaritas sosial yang tinggi, uang membuat masyarakat melakukan Gotong Royong membantu tampa mengharapkan upah.
Salah seorang warga Koto Dumo yang namanya minta tidak ditulis pada media ini mengatakan, berharap rumah Siti Juwariyah mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Kepala Desa Emya Harja hanya tinggal diam tidak memberikan motivasi kepada ibu IRT yang sudah berusia 70 tahun. Sehingga diduga tidak ada niatan menggunakan dana penalangan darurat mendesak desa yang diketahui jumlahnya mencapai sekitar jutaan.
Sampai berita ini diturunkan pada Hari Selasa (22/8/2023) belum ada Pemerintah Kota Sungai Penuh yang memberikan empati kepada kepada Warga Koto Dumo Tanah Kampung Kota Sungai Penuh. Sementara untuk Kepala Desa sampai berita ini diturunkan tidak bisa dihubungi. (Hps)
Facebook comments