Kerinci – Pemerintah Kabupaten Kerinci melaksanakan kegiatan sosialisasi penurunan angka stunting. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya stunting percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kerinci, Selasa 14 Mei 2024.
Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dan Peraturan BKKBN RI Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia Tahun 2021-2024.
Selain itu, kegiatan ini juga merujuk pada Instruksi Gubernur Jambi Tahun 2023 tentang Dukungan Lintas Sektor dalam Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Jambi serta Surat Edaran Bupati Kerinci tentang Dukungan Lintas Sektor dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Kerinci.
Dalam sambutannya, PJ Bupati Asraf menegaskan pentingnya kolaborasi antar instansi dan sektor dalam mengatasi masalah stunting. "Ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan saja, tetapi semua sektor harus terlibat aktif. Dengan kerja sama yang solid, kita bisa mencapai target penurunan angka stunting sesuai yang diharapkan," ujarnya.
Disamping itu, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kerinci, melalui Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dalam Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal Tahun 2024, memberikan bantuan makanan tambahan berupa kacang hijau, telur, beras, gula pasir, dan lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi anak-anak stunting di setiap kecamatan di Kabupaten Kerinci.
Lanjutnya, melalui program ini memberikan bantuan makanan tambahan kepada 400 anak stunting di setiap kecamatan. Program ini diharapkan dapat memberikan asupan gizi yang cukup dan membantu meningkatkan kesehatan anak-anak tersebut.
Acara penyerahan bantuan makanan tambahan ini juga diisi dengan berbagai kegiatan edukasi bagi orang tua anak-anak stunting. Para orang tua diberikan informasi dan pelatihan mengenai pentingnya gizi seimbang dan cara mengolah makanan bergizi dari bahan-bahan lokal yang mudah didapatkan.
PJ Bupati Asraf berharap bahwa program ini tidak hanya memberikan bantuan sementara, tetapi juga membangun kesadaran dan pengetahuan jangka panjang bagi masyarakat mengenai pentingnya gizi dalam tumbuh kembang anak.
"Semoga dengan adanya program ini, kita dapat menciptakan generasi yang sehat,” pungkasnya. (hps)
Facebook comments