Muaro Jambi - Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke -17 Tahun 2019 Tingkat Kabupaten Muaro Jambi yang dipusatkan di Desa Bukit Makmur Kecamatan Bahar Selatan, Rabu (6/11).
Turut hadir suami bupati, Hendri Arifim Cahyadi, Wakil Bupati, Bambang Bayu Suseno, para Kepala OPD, Camat di lingkup Pemkab Muaro Jambi dan unsur Forkompinda.
Bupati dan rombongan di sambut dengan tarian selamat datang dan antusias warga sekitar. Selain itu, beragam penampilan juga turut dipersembahkan malam itu.
Dalam sambutannya, Bupati Masnah menyampaikan apresiasi atas sambutan yang hangat dan juga kemeriahan pembukaan MTQ ke-17 yang telah di gagas secara apik oleh panitia dan meminta kepada para kafilah untuk menunjukkan performa terbaik mereka dalam ajang ini.
"Karena MTQ ini selain ajang syiar agama Islam, juga mencari para calon kafilah yang nantinya akan mewakili Muaro Jambi pada perhelatan MTQ tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Bungo mendatang. Tunjukkan dan eksplore kemampuan terbaik demi mengharumkan nama daerah dan juga menjadi kebanggan orangtua," kata Bupati.

Ia juga menyampaikan bahwa momentum MTQ juga bisa dijadikan ladang ibadah. Bisa mempererat tali silaturahmi dan juga meningkatkan iman.
"Banyak sekali manfaat dan faedahnya. Melalui MTQ ini kita bisa mengagungkan Wahyu Allah dan tentu akan menjadi ladang ibadah," ujarnya.
Melalui prosesi MTQ ini nanti bisa melahirkan kafilah mumpuni yang mewakili Muaro Jambi di MTQ tingkat Provinsi Jambi mendatang, agar bisa memperbaiki peringkatnya dalam perhelatan MTQ Tingkat Provinsi nanti.
Untuk motivasi, Pemkab Muaro Jambi akan memberi bonus umroh kepada kafilah yang meraih juara pada MTQ tingkat provinsi nanti.
"Yang meraih juara akan kita berangkatkan umroh gratis ke Tanah Suci," jelasnya.
Pembukaan MTQ ke-17 ini ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bupati Masnah Busro dan setelah itu melanjutkan untuk berkunjung ke Stand bazar MTQ.
"Sangat mengapresiasi terhadap UKM Muaro Jambi, akan mendorong UKM kabupaten Muaro Jambi dan mempromosikan pruduk - pruduk UKM yang ada di Kabupaten, lewat dinas-dinas terkait untuk lebih dikenal ke nasional dan manca negara," tutupnya. (adv/Wen)
Facebook comments