Sungai Penuh – Walikota Kota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakri (AJB) mengajak masyarakat secara aktif untuk memberikan data yang sebenarnya dalam kegiatan Sensus Penduduk 2020, guna mensukseskan Sensus Penduduk 2020 menuju satu data kependudukan secara serentak yang saat ini sudah berjalan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Sungai Penuh, hal ini disampaikan di ruang rapat Walikota, Rabu (19/2).
“Data penduduk merupakan data dasar yang sangat penting untuk mengambil kebijakan di berbagai bidang dengan arti singkat bahwa seluruh perencanaan di bidang apapun memerlukan data penduduk yang lengkap dan akurat,” ujar AJB.
Selain itu dirinya juga mengajak seluruh Kepala Perangkat Daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), Camat hingga Kepala Desa untuk melakukan sensus secara mandiri dan mensosialisasikannya kepada masyarakat.
“Saya juga berharap seluruh ASN bisa melakukan sensus secara mandiri. Karena banyak pertanyaan yang wajib di jawab secara akurat. Selain itu juga harus aktif memberikan informasi terkait sensus ini,” jelasnya.
Ia berharap sensus penduduk secara online yang berlangsung saat ini hingga akhir maret dapat memenuhi target 20 persen dari total Kepala Keluarga (KK) yang ada di sungai penuh
Kepala BPS Jambi, Wahyuddin menjelaskan bahwa kelancaran program ini sangat membutuhkan dukungan dan komitmen Pemerintah Daerah karena tanpa dukungannya di yakini, sensus ini tidak akan berjalan dengan sukses.
“Karena dilaksanakan menggunakan dua tahapan, yaitu: sensus online yang dimulai tanggal 15 Februari sampai dengan 31 Maret 2020 dan dilanjutkan dengan pencacahan dari rumah ke rumah yang akan dilaksanakan pada bulan Juli 2020,” jelasnya.
Ia menerangkan bahwa untuk memenuhi target 20 persen Kepala Keluarga yang ikut dalam sensus online, jumlah Kepala Keluarga di Sungai Penuh yang harus mengikuti sensus online sebanyak 14 ribu KK. (Khps)
Facebook comments