Depok - Pemerintah Kabupaten Kerinci memperkuat sektor pertanian sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepakatan (MoU) dan kontrak konstruksi program cetak sawah Tahun Anggaran 2026 dengan Kementerian Pertanian RI memfasilitasi kegiatan ini melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian. Acara berlangsung di Hotel The Margo, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (13/5).
Bupati Kerinci Monadi menghadiri langsung agenda tersebut. Ia didampingi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kerinci Radium Halis, serta Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Adi.
“Penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat SDM pertanian dan mempercepat pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Kerinci,” ujar Monadi.
Dongkrak Ekonomi Lewat Swakelola Tipe II
Program cetak sawah ini menggunakan skema Swakelola Tipe II. Tujuannya adalah memperluas lahan produktif sekaligus mendongkrak produksi pangan daerah. Pemkab Kerinci optimistis program ini mampu meningkatkan hasil panen dan memperluas peluang ekonomi masyarakat.
Selain perluasan lahan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi target utama. Petani Kerinci dipersiapkan untuk menghadapi tantangan pertanian modern agar lebih maju dan berdaya saing.
Sinergi Pusat dan Daerah
Bupati Monadi menegaskan sinergi dengan pemerintah pusat merupakan kunci utama pembangunan infrastruktur pertanian. Sektor ini tetap menjadi prioritas karena mayoritas masyarakat Kerinci menggantungkan hidup sebagai petani.
Melalui program ini, Kabupaten Kerinci siap memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penyangga pangan utama di Provinsi Jambi sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.(NSH)
Facebook comments