Kota Jambi - Walikota Jambi DR. H. Syarif Fasha mengatakan, ditingkatkannya sarana dan prasarana pendidikan, juga diikuti peningkatan kualitas tenaga pendidik.
“Kompetensi kepala sekolah dan tenaga pengajar juga harus meningkat, seiring dengan peningkatan kualitas fisik bangunan sekolah. Kualitas harus merata, tidak ada lagi istilah sekolah favorit.
Semua sekolah wajib menjadi sekolah favorit. Saya berpesan agar seluruh fasilitas yang sudah dibangun untuk dijaga, sedangkan ada kekurangan akan segera dilengkapi,” tegas Fasha ketika meresmikan pembangunan SDN 18 Kota Jambi dan peresmian Lab IPA SMPN, Sabtu (13/1).
Dikatakan Walikota, pendidikan memang menjadi prioritas utama dalam RPJMD Kota Jambi. Berbagai upaya dilakukan untuk memberantas angka putus sekolah di Kota Jambi.
Selain telah melaksanakan pembebasan biaya sekolah (gratis) di 24 sekolah swasta di 5 kecamatan, Pemkot Jambi telah memberikan bantuan seragam, tas, sepatu, buku, alat tulis dan SPP bagi 288 siswa SD dan 324 siswa SMP tidak mampu pun telah dilaksanakan dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.
Tahun 2018, Walikota Fasha bersama Ketua DPRD Kota Jambi H.M. Nasir mengangkat 82 orqng Havizh Al-Quran untuk mengajar minimal 1 jam di SD dan SMP di Kota Jambi.
“Akan kita bentuk muatan lokal membaca Al-Quran di SD dan SMP. Khusus SD akan dimulai dari kelas 1 hingga kelas 6 akan khatam Quran. Tujuannya adalah untuk memberantas dan memutus mata rantai buta aksara Al-Quran sedari dini. Mendidik mental dan akhlak adalah tanggung jawab kita bersama sedari dini. Semoga ikhtiar kita diridhoi oleh Allah SWT,” tegasnya.
Facebook comments