Kerinci - SDN 36 III Belui Kecamatan Depati IV Kabupaten Kerinci sangat mengharapkan adanya perhatian pemerintah karena sekolah tersebut sudah tidak layak huni lagi untuk kegiatan belajar mengajar dimana ruangan kelas sudah hampir ambruk terlihat dari plafon sudah pada rontok, lantai pecah-pecah, atap bocor dan kayu penyangganya sudah lapuk dimakan rayap serta dinding runagan retak.
Kepala Sekolah SDN.36 Hadrizal.Spd. ketika ditemui ruang kerjanya Rabu,(2/9) mengatakan saat ini kondisi sekolah SDN 36 III Belui sudah tidak layak huni untuk kegiatan belajar dan takutnya bisa mengakibatkan korban ketika kegiatan belajar mengajar.
"Bagaimana kegiatan belajar mengajar bisa berjalan normal jika kondisi gedungnya seperti ini, untung saja dimasa pandemi ini siswa belajar daring jadi kita tidak begitu was-was terhadap siswa jika belajar disekolah," ujarnya.
Ia menambahkan selain Kondisi sekolah yang sudah rusak dimakan usia, sarana pendukung juga tidak memadai dimana sekoalh ini tidak memiliki WC dan banyak meubeler seperti meja dan kursi belajar sudah patah karena sudah tua.
Oleh karena itu dirinya sangat berharap adanya perhatian pemerintah untuk segera memperbaiki sekolah tersebut.
Ketika ditanya, dia mengatakan pihaknya sudah beberapa kali mengajukan proposal ke Dinas Pendidikan dan Pemkab Kerinci untuk perbaikan sekolah tersebut namun hingga sekarang belum ada tindak lanjutnya.
"Bagaimana dunia pendidikan di Belui ini bisa maju jika kondisi sarana dan prasarananya tidak mendukung dan menambahkan kondisi sekolah seperti ini tidak hanya SDN 36 saja tapi rata rata SD lainnya juga mengalami kondisi yang hampir serupa.
Sementara itu yudi salah seorang orang tua murid juga sangat mengharapkan Istansi terkait segera turun kelapangan dan cek kondisi bangunan sekolah SDN.36/II jangan hanya menerima laporan dibelakang meja saja. (khps)
Facebook comments