Sungai penuh - Pembangunan Jalan Rabat Beton di Desa Koto Lebu Sungai Penuh di duga merujuk ke KKN. Dari hasil hasil investigasi di Lapangan bahwa ketebalan pada titik dasar berkisar 5 cm dan pada dasar tanah yang rendah sekitar 20 cmm, hal ini nampak ada pengurangan volume pada pekerjaan tersebut.
Pembangunan jalan rabat beton di Desa Koto Lebu Kecamatan Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh dianggap warga sebagai proyek siluman tanpa etik.
Bagaimana tidak, sejak awal pembangunan rabat beton jalan lingkung Desa Koto lebu yang direncanakan sepanjang 100 meter dengan lebar 3 meter tersebut tidak pernah dipasang papan merk atau plang informasi proyek, seperti informasi yang dirangkum oleh awak media dilokasi pembangunan.
Hal itu bertujuan agar pelaksanaan setiap proyek dapat berjalan dengan transparan. Dimana keterbukaan atau transparansi ini dimulai sejak tender atau lelang proyek dilakukan termasuk tender proyek mau pun penunjukan langsung (PL) yang dilakukan oleh badan publik.
Namun, informasi kegiatan pembangunan justru didapat dari salah satu warga, yang enggang di tulis namanya pada hari Jumat (18/8) kepada media ini mengatakan, dari awal yang paling antusias dan mengusulkan dibangunnya jalan rabat beton tersebut adalah kami dengan beberapa warga lainnya, alasannya karena kami memiliki lahan disana, sehingga manfaatnya bisa mempermudah mobilisasi warga yang ada disana.
“Dapat disampaikan bahwa, sejak awal pembangunan kami masyarakat terutama yang akan dilewati jalan tidak diajak semuanya untuk rembug dan musyawarah, tau tau pembangunan dimulai begitu saja,” ucapnya.
Dalam paparannya Bunga (nama samara) juga menyampaikan bahwa sumber pembiayaan proyek tersebut di Duga bersumber dari Dana Desa Koto Lebu TA 2022/2023.
Sementara itu, Kepala Desa Koto Lebu, Alfaris di konfirmasi melalui via WhatsApp mengatakan, terkait berapa anggaran, dengan enggang menjawab “kenapa tanya anggaran nya,, dan acungkan Vap jempol,” dikutip dari jawaban kades.
Kamro selaku Anggota LSM BRAJO SAKTI akan melakukan klarifikasi terkait proyek tersebut dan akan menindak lanjuti laporan masyarakat kepada APH yang juga dilanjutkan dengan aksi ataupun demo. (Khp)
Facebook comments